Kewajiban dan Hukum Seorang Anak Melaksanakan Ibadah Haji atau Umroh

Travel Umroh Terbaik Bagaimana sih kewajiban dan hukum seorang anak melaksakan haji atau umroh? Pergi ke tanah suci membawa anak – anak bukanlah hal yang asing bagi kita semua, membawa mereka dengan tujuan tak tega meninggalkan mereka di kampung halaman bersama orang lain, dan memberikan mereka pengalaman yang sangat berharga kepada sang anak mengingat usia yang terbilang masih kecil.

A Muslim pilgrim walks with his son along the road in the Mina valley five kilometres (three miles) east of the Saudi Arabian holy city of Mecca, on November 14, 2010, as some 2.5 million Muslim pilgrims descend on the holy city for the annual Hajj pilgrimage. The passage to Mina marks the official launch of the hajj on the eighth day of the Muslim calendar month of Dhul Hijja. The day is known as Tarwiah (Watering) as pilgrims in the past stopped at Mina to water their animals and stock up for the trip to Mount Arafat. AFP PHOTO / MUSTAFA OZER (Photo credit should read MUSTAFA OZER/AFP/Getty Images)

Terus menurut Islam sendiri bagaimana hukum melaksanakan ibadah haji dan umrah bagi anak – anak? Dan bila anak itu Haji! Setelah anak itu dewasa dan mampu apakah anak itu masih berkewajiban menunaikan ibadah haji?
Ketika seorang anak akan menunaikan ibadah haji tentu ada beberapa syarat yang harus dia penuhi, yang di sebut dengan syarat wajib haji. Syarat ibadah haji adalah syarat yang wajib di penuhi dalam melaksanakan ibadah haji dan bila ada salah satu syarat yang masih belum terpenuhi dia belum berkewajiban untuk melakukan ibadah haji.

Salah satu syarat yang harus di penuhi adalah balig. Anak kecil tidak pernah memdapatkan perintah ibadah selama anak itu belum balig. Bagai mana sabda Rasulullah SAW.

Pena diangkat (kewajiban tidak diberlakukan) terhadap tiga (golongan), terhadap anak kecil hingga baligh, terhadap orang gila hingga sadar (sembuh), dan dari orang tidur hingga bangun.” (HR. Abu Daud, 4403 dan Ibnu Majah, 2041).

Dari Ibnu ‘Abbas: “Ada seorang wanita mengangkat seorang anak kecil kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Apakah ada haji bagi anak ini?’ Beliau menjawab, ‘Ya dan bagimu pahalanya.” [Shahiih Muslim; II/974, no. 1336]

Dari hadist di atas menjelaskan bahwa anak kecil tidak memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah haji, sebelum dia balig. Tetapi bila ada seorang anak yang melakukan ibadah Haji, Hajinya tetap sah dan akan mendapatkan pahala seperti yang telah di jelaskan pada hadist di atas.

Terus bagaimana kewajiban mereka beribadah haji ketika dewasa?

Setelah ia dewasa, berkeluarga, dan mampu apakah mereka masih berkewajiban untuk menunaikan ibadah haji lagi?

“Anak kecil mana saja yang menunaikan ibadah haji lalu ia baligh, maka ia wajib menunaikan ibadah haji lagi. Dan budak mana saja yang menunaikan ibadah haji lalu dia merdeka, maka ia wajib menunaikan ibadah haji lagi.” (Shahih: Irwa-ul Ghalil no:986 dan Baihaqi V:156).

Dari keterangan hadist di atas dapat kita simpulkan bahwa menunaikan ibadah haji saat masih anak – anak tidak mengugurkan kewajiban mereka untuk berhaji ketika mereka sudah dewasa. Jadi ketika anak itu sudah dewasa dia masih memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah Haji.

Mungkin hanya sekian mengenai penjelasan tentang kewajiban dan hukum seorang anak melaksanakan ibadah Haji atau Umroh. Mohon maaf atas atas segala kekurangan dari penjelasan yang kami paparkan di atas, dan mungkin ada tutur kata yang kurang berkenan di hati. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat bagi kita semua.

Sekilas Tentang Sejarah Masjidil Haram di Makkah

Travel Umroh Bandung Sebelumnya kami mau bertanya apakan kalian sudah mengetahui apa itu Masjidil Haram?

Dan jika kalian belum megetahui apa itu Masjidil Haram, kami akan sedikit mengulas tentang Masjidil Haram,dan yang pertama kami akan menjelaskan sedikit tentang sejarah Masjidil Haram.

Sejarah Masjidil Haram tidak lepas dari pembuatan kakbah jauh sebelum Nabi Adam diciptakan. Setelah Nabi Adam dan Hawa diturunkan ke bumi,mereka diperintahkan oleh Allah untuk membangun bangunan di atas lembah yang bernama Bakkah dan saat ini menjadi bagian dari kota Mekkah Al-Mukkarramah.

Sekilas Tentang Sejarah Masjidil Haram Di Makkah

Namun bangunan yang dibangun oleh Adam dan Hawa hancur akibat air bah pada masa Nabi Nuh, dan setelah kejadian itu Allah pun memerintahkan Nabi Ibrahim dan putranya,Nabi Ismai’il untuk membangun sebuah bangunan di tengah kota Mekkah untuk dijadikan sebagi tempat beribadah. Mereka berdua lah yang pertama kali meletakan Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim disekitar Kakbah. Sejak itulah Kakbah dan Masjidil Haram dijaga oleh keturunan Isma’il.

Masjidil Haram adalah Masjid yang berlokasi dipusat kota Mekkah,dan merupakan tempat paling suci bagi umat islam. Masjid ini dibangun mengelilingi Ka’bah dengan mengarah ke kiblat,dan masjid ini merupakan masjid terbesar didunia,wah masjid terbesar didunia ya jadi penasaran sebesar apa sih Masjidil Haram itu? Diikuti oleh Masjid Nabawi di Madinah Al-Mukarramah sebagai Masjid terbesar kedua di dunia,dan keduanya merupakan tempat paling suci bagi umat islam.Masjidil Haram ini sebagai salah satu tempat terpenting bagi umat islam karena masjid ini merupakan  tempat melakukan tawaf dan sa’i .

Hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dzar berkata : Saya bertanya kepada Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- tentang masjid pertama yang dibangun di muka bumi ?, ia menjawab: “Masjidlil haram”. Saya berkata: Lalu setelah itu?, beliau menjawab: “Masjidil Aqsha”. Saya berkata: Berapa tahun jarak dibangunnya antara kedua masjid tersebut ?, beliau menjawab: “40 tahun”.

Dan inilah keutamaan Masjidil Haram dari masjid-masjid lain yang ada di dunia :

  1. Sejak dahulu Masjidil Haram merupakan tempat tersuci bagi penduduk Hijaz
  2. Menurut hasdist Rasulullah saw,masjid ini merupakan masjid tertua di dunia.Masjid ini sudah ada sebelum masjid Al-Aqsa dibangun.
  3. Dalam sebuah hadis yang masyhur dengan sebutan hadis “Syaddu al-Rihal”, Rasulullah Saw bersabda, “Jangan pergi (untuk shalat) kecuali ke tiga masjid; Masjidil Haram, masjidku ini (Masjid Nabi) dan Masjidil Aqsha,” salah satu yang disebut Rasulullah Saw dalam hadis tersebut adalah Masjidil Haram.
  4. Menurut cerita local,di Masjidil Haram terdapat 70 makan nabi, di antaranya makam Nabi Hud, Nabi Shalih dan Nabi Ismail As.
  5. Didalam aturan khusus agama islam yang harus ditaaiti menyangkut Masjidil Haram dan kota Mekkah. Contohnya, melakukan perang di dalam Masjidil Haram dan al-Haram Mekkah merupakan dosa besar kecuali untuk pertahanan. [8] Ibadah di dalamnya, seperti shalat, memiliki nilai dan keutamaan lebih dibanding jika dilakukan di tempat lain. [

Dan itulah sekilas tentang pembahasan Masjidil Haram dari kami semoga bermanfaat .

Segala Persiapan Umroh Yang Sesuai Dengan Sunnah Rasulullah SAW

Travel Umroh Bandung Ibadah Umroh tentunya dilakukan oleh umat muslim. Dengan mengunjungi kota Makkah berarti akan melaksanakan ibadah Umroh tentunya. Sebagaimana yang telah dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Utama ibadah Umroh yaitu sebagai pelebur dosa-dosa

Berikut tata cara ibadah Umroh yang sesuai dengan Rasulullah SAW. Dengan mengikuti saran tata cara dan persiapan lainnya. Semoga menunjang keselamatan anda. Amin.

Segala Persiapan Umroh Yang Sesuai Dengan Sunnah Rasulullah SAW

1. Persiapan Mental dan Spirtual.

Tentunya jika akan beribadah harus menghilangkan hal-hal yang negatif atau tidak baik, entah itu dalam perasaan, fikiran bahkan tindakkan sekalipun. Dengan mempunyai hal-hal negatif tentunya akan mengganggu kekhusuan dalam menjalankan ibadah. Maka hindarkan semua yang akan mengganggu khusunya ibadah anda. Jika hal-hal negatif telah anda lakukan maka akan menghapus amalan-amalan yang anda miliki.

Harus sangat yakin dalam niat dengan bertujuan beribadah ini. Karena Allah.swtlah semata-mata menjalankan ibadah. Bukan semata-mata ingin dipuji oleh orang-orang setelah selesai menjalankan ibadah Umroh. Ikhlas dan sabar harus dimiliki dalam beribadah.

2. Persiapan Kondisi Fisik.

Kondisi fisik yang kurang stabil, maka akan mengganggu proses lancarnya ibadah Umroh. Oleh karena itu Anda harus mempersiapkan kondisi fisik Anda sebelum berangkat Umroh. Beberapa hal yang mungkin saja akan membuat kondisi fisik Anda satabil:

  • Lakukan General Chek Up 4-6 minggu sebelum Anda pergi ke Mekkah.  Semua keluhan pada saat melakukan Chek Up harus disampaikan.
  • Melaksanakan olahraga yang ringan-ringan saja. Misalkan, memperbanyak melakukan olahraga jalan kaki. Melakukan hal tersebut, supaya Anda tidak syok saat melakukan ibadah Umroh. Karena jarak antara tempat pemondokan dan lokasi beribadah itu jauh. Jalan kaki harus dibiasakan. Jika tidak terbiasa untuk berjalan kaki maka akan mengganggu lancarnya ibadah Anda.
  • Vaksin.

Semua jamaa’h Umroh mengharuskan di vaksin terlebih dahulu. Telah melakukan vaksin, agar ketahanan tubuh Anda dalam menjalankan ibadah Umroh kuat. Dalam pemrosesan vaksin bisa Anda lakukan di rumah sakit atau dinas kesehatan lainnya yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

3. Harus Memahami Ilmu.

Semua jamaa’h Umroh mengharuskan mengetahui ritual yang dianjurkan Rasulullah SAW.  semua ritual dilakukan harus sempurna, beraturan, berdasarkan tata tertib juga. Satu amalan yang tidak dijalankan, maka ibadah Umrohpun tidaklah sah. Yang utama adalah pada manasik haji harus memahami dengan betul. Proses ritual lainnya juga harus dipahamai betul bagi jamaa’h Umroh. Bagi para jamaa’h juga telah dianjurkan menghapal beberapa do’a-do’anya para Nabi, siapkan juga do’a-do’a yang sesuai dengan keinginan Anda. Dan berdo’alah secara khusu disana.

4. Hindarkan Diri Dari Hal Yang Berdosa.

Bertaubatlah terlebih dahulu kepada Allah.swt dengan sebenar-benarnya serta memohon ampunan atas segala dosa-dosa yang diketahui ataupun tidak diketahui.

Setelah itu saling bermaafan dengan orang tua yang paling utama, tetangga, kerabat Anda dan llain sebagainya.

5. Persiapan Material.

Sebelum berangkat ke tanah suci, dianjurkan untuk melunasi hutang piutang Anda dengan yang bersangkutan. Menyediakan bekal keluarga yang ditinggalkan, bekal Anda selama di perjalanan, tiba di tempat tujuan, dan sesudah anda akan pulang kembali.

Tips Menjaga Kesehatan Sebelum Berangkat Haji atau Umroh

Travel Umroh Bandung Kesehatan adalah hal yang penting setiap harinya. Bukan ketika kita ingin pergi berhaji saja. Tapi dalam setiap harinya kita harus tetap menjaga kesehatan kita, bukan?  Pernahkah mendengar bahwa untuk menjadi sehat itu mahal harganya.  Coba anda perhitungkan saja ketika anda sakit berapa banyak uang yang harus anda keluarkan. Jika kita semua tidak pandai dalam menjaga kesehatan kita.

Kesempatan emas dalam melaksanakan ibadah haji akan pupus sudah.  Kenapa kesempatan melaksanakan ibadah haji saya sebut kesempatan emas, ya karena tidak semua umat manusia bisa mendapatkan keberuntungan untuk melaksanakannya. Jadi kesehatan yang prima penting untuk kalian para jemaah yang ingin melaksanakannya.

Tips Menjaga Kesehatan Sebelum Berangkat Haji atau Umroh

Untuk itu apa saja sih yang harus dilakukan? Apa saja sih yang harus dipersiapkan? Silahkan anda simak ulasan saya tentang itu.

Tips nya adalah:

  1. Olahraga secara teratur agar badan tetap segar bugar

Nahh bagi anda semua yang menganggap remeh terhadap kegiatan ini. Di kurang-kurangin yahh. Karena olahragaadalah kegiatan yang sangat efektif untuk para jemaah haji. Olahraga apa saja sih yang dianjurkan? Tidak perlu olaraga berat. Cukup jogging keliling komplek misalnya. Lama kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan dan usia kita semua yah.

  1. Mengatur pola makan anda

Setelah olahraga kita lakukan secara rutin, percuma juga ketika anda tidak bisa menjaga pola makan anda. Karena menjaga pola makan adalah hal yang sangat dianjurkan sekali untuk para jemaah haji.  Maka mulailah jaga pola makan anda sedari sekarang.

  1. Selalu cek dan periksakan kesehatan diri

Untuk apa sihh cek ini? Jangan salah, hal yang sering kita spelekan ternyata berdampak besar nantinya. Laporan kesehatan anda semua itu sangat dibutuhkan untuk petugas medis sebagai pegangan tenaga kesehatan untuk melakukan tindakan yang tepat jika terjadi sesuatu yang tidak diduga.

  1. Menerapkan gaya hidup sehat

Gaya hidup sehat? Apa saja sih yang dilakukan? Penting sekali yahh kegiatan ini, apalagi untuk para jemaah haji. Hindari merokok yahh. Kalo bisa jangan pernah merokok. Mubazir uang hahah. Selain mubazir uang, sayang tuh paru-paru nya jadi suram gitu.  Dan kurang-kurangin bergadang. Cukup kan istirahat dan rajin olahraga.

  1. Mengontrol jiwa dan hati

Belajarlah menjadi orang yang sabar dan tenangkanlah jiwa anda agar mendapatkan dampak yang positif kepada diri anda.

  1. Jangan lupa berdoa

Berdoa bukan hanya ketika kita akan melaksanakan ibadah haji ajah yahh. Dalam setiap hari kita berkegiatan kita harus selalu memulainya dengan dengan doa.

Bagaimana infoormasi nya? Cukup membuka mata kalian? Ya saya harap anda puas dengan ulasan ini. Semoga ibadah haji kalian dilancarkan ya. Amiinn.

Pahala Amalan Yang Setara Dengan Ibadah Haji

Travel Umroh Bandung Berbagai upaya dilakukan umat muslim untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT. Mengatakan ada pahala yang setara dengan ibadah haji. Jika anda ingin memiliki pahala yang setara dengan ibadah haji dan anda belum mampu untuk melaksanakannya. Ada cara mudah untuk mendapatkan pahala tersebut. Diantaranya:

1. Menjalankan ibadah shalat fardu di Masjid secara bersamaan/berjamaah.

ibadah shalat fardu di Masjid

Dalam keterangan hadist mengungkapkan:

“Siapa yang berjalan menuju shalat wajib berjama’ah, maka dia seperti berangkat haji. Siapa yang berjalan menuju shalat sunnah, maka dia seperti melaksanakan umrah yang sunnah.” (HR. Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, 8: 127. Syaikh Al-Albani dalam Shahih wa Dha’if Al-Jami’ Ash-Shagir, no. 11502 menyatakan bahwa hadits ini hasan).

Dalam hadist lain juga telah mengungkapkannya:

“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan berwudhu/bersuci menuju shalat wajib, maka pahalanya seperti pahala orang yang berhaji. Barang siapa yang keluar untuk shalat Sunnah Dhuha, yang dia tidak melakukannya kecuali karena itu, maka pahalanya seperti pahala orang yang berumrah. Dan (melakukan) shalat setelah shalat lainnya, tidak melakukan perkara sia-sia antara keduanya, maka pahalanya ditulis di ‘illiyyin (kitab catatan amal orang-orang shalih).” (HR. Abu Daud, no. 558; Ahmad, 5: 268. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

2. Yang kedua, dakwah/mengajak dan mempelajari hal-hal baik di Masjid.

daqwah di masjid

Setiap umat muslim sangat wajib sekali untuk mencari ilmu. Karena dengan mendapat ilmu, setiap umat muslim harus mendapat bekal di masa hidupnya orang tersebut di dunia.

Rasullulah SAW bersabda:

“Siapa orang yang berangkat ke masjid dan yang dia inginkan hanyalah untuk belajar kebaikan atau mengajarkan kebaikan, ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna hajinya.” (HR. Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, 8: 94. Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, no. 86 menyatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

3. Patuh kepada kedua orang tua.

Patuh kepada kedua orang tua

Sebagai anak tentunya harus patuh/ta’at kepada orang tua. Hal ini juga dapat mendapatkan pahala yang setara dengan ibadah haji. Dan tentunya sebagai anak selain patuh kepada kedua orang tua, juga harus berperilaku dan harus berkata mulia terhadapnya. Dengan berkata “ah” saja terhadapnya, itu sudah mendapatkan dosa.

4. Menjalankan ibadah Umroh di bulan Suci Ramadhan.

ibadah Umroh di bulan Suci Ramadhan

Dengan menjalankan Umroh di bulan Suci Ramadhan merupakan Umroh yang sangat istimewa sekali. Menjalankan Umroh di bulan Suci ini sama halnya dengan berhaji dengan Nabi Rasullulah SAW.

Rasullalah SAW telah bersabda:

“Jika bulan Suci Ramadhan telah tiba. Maka jalankanlah Umroh. Karena Umroh di bulan Ramadhan setara dengan ibadah Haji”.

Namun bukan berarti Umroh sama secara keseluruhan dengan ibadah Haji. Jika seseorang telah memiliki kewajiban untuk berhaji dan dia berumroh di bulan Ramadhan. Maka, Umroh tersebut tidak bisa menggantikan ibadah Haji tersebut.

 

Tips Belanja Saat Menjalankan Ibadah Umroh

Travel Umroh Terbaik Umrah merupakan kegiatan ibadah bagi umat muslim, untuk melaksanakan umrah mereka harus jauh-jauh datang ke Mekah dan Madinah sebagai tamu Allah. Selain menjalankan ibadah mereka  juga yang berumrah pasti akan tergoda dengan makana-makanan khas dari kota Mekkah, makanan yang paling banyak dikenal di dunia adalah buah kurma, dan air zam-zam, yang mengandung banyak manfaat.

Biasanya para jamaah setelah melaksanakan sholat berjamaah di masjidil Haram menyempatkan berbelanja untuk cemilan dan untuk oleh-oleh keluarga di kampung halaman, para pedagang di kota mekah ternyata mereka pasih berbahasa indonesi, hal ini terbukti ketika para jamaah asal Indonesia sedang melakukan tranasaksi jual beli dengan seorang pedagang.

Tips Belanja Saat Menjalankan Ibadah Umroh

Di sekitar masjidil Haram dan masjidil Nabawi banyak sekali para peddang yang berjualan, mulai dari para prdagang kaki lima sampai mall besar, yang tepat berlokasi di bawah Tower Royal Clock (jamaah Indonesia biyasa menyebutnya dengan tower zamzam) terdapat pusat belanja yang di namakan “al-baik mall”. Di sana terdapat segala jenis barang mulai dari pakaian, makanan, sampai alat elektronik pun ada, dengan berbagai jeni harga, dan merek.

Khusus untuk makan ternyata di sana juga terdapat msakan – masakan Indonesia yang bisa di temukan di restoran mr sate,warung mpok minah dan lain-lain. Restoran tersebut juga milik orang Indonesia dan para pelayannyapun asli Indonesia, sehingga para jamaah yang rindu akan masakan-masakan dari tanah air bisa berkunjung ke restoran tersebut. Selain dari kuliner tentu masih banyak hal-hal menarik lainya yang dapat kita beli untuk jajanan pada saat umrah atau mukin untuk oleh-oleh orang-orang yang sedang menunggu kita di kampung halaman.

Banyak orang – orang yang bingung untuk membelikan oleh-oleh atau buah tangan dari kota mekah, menyiapkan oleh-oleh untuk keluarga dan tetangga sudah menjadi tradisi musiman yang perlu dipirkan karena tak akan biyasanya tanpa oleh – oleh rasanya kurang lenkap, karna memberi buah tangan untuk membuat orang lain senang juga merupakan salah satu ibadah.

Salah satu barang yang banyak di minati sebagai oleh-oleh adalah mukena. Mukena dipergunakan sebagai alat ibadah. Mukena memang populer sebagai buah tangan dari berhaji tau berumrah. Banyak model mukena dengan berbagai macam bahan yang dijual grosiran di pasar. Mulai dari mukena katun paris bermotif, mukena Dubai spandex, mukena berbahan polyester, mukena katun Jepang, dan parasut.

Banyak masyarakat berpikir bahwa sajadah lebih praktis dan harganya terjangkau dibandingkan mukena. Sajadah memiliki banyak motif dan warna yang indah sebagai pelengkap saat melakukan ibadah salat. Harga sajadah berkisar mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 3.500.000 per kodi. Relatif terjangkau, bukan? Untuk di berikan kepada tetangga dan kerabat di tanah air!

Kopiah atau peci adalah perlengkapan salat pria. Kopiah biasanya dipakai saat salat dan aktifitas sehari-hari untuk menutup bagian kepala dan ujung rambut. Jika, Anda menginginkan kopiah sebagai oleh-oleh, sebaiknya Anda membeli kopiah berbahan benang kait. Selain bahannya yang adem, kopiah benang kait juga bisa disesuaikan dengan ukuran kepala seseorang.

Oleh-oleh berikutnya adalah kacang Arab jenis futsuk yang dibanderol harga Rp 150.000 per kg. Selain rasanya gurih dan manis, kacang ini dipercaya memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil. Kacang Arab bisa dipakai untuk hidangan tamu di rumah sepulang haji. Sedangkan harga kacang almond yang tersedia di toko-toko Arab adalah sekitar Rp 105.000 per 500 gram. Jika kacang almond terlalu mahal menurut para jamaah, bisa di gantikan dengan dengan harga Rp 60.000 per 500 gram.

Kurma merupakan oleh-oleh haji yang wajib ada. Anda bisa membeli kurma sesuai dengan bujet yang ada, karena harga kurma bervariasi, misalnya kurma lulu dengan harga Rp 200.000 per kg. selain harganya yang bervariasi ternyata kurma juga mengandung banyak manfaat seperti menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Demikian tips belanja saat umrah yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat yah.

3 Masjid Tertua dan Bersejarah di Kota Suci Madinah

Travel Umroh Bandung Kota Madinah merupakan salah satu tempat tujuan Nabi Muhammad SAW untuk berhijrah dari Mekkah. Apakah kalian tahu bahwa di Madinah terdapat tiga Masjid tertua yang pernah dibangun? Dan di sini kami akan sedikit memberi tahu Masjid apa sajakah yang pernah dibangun di Madinah dan inilah ketiga Masjid tersebut.

3 Masjid Tertua dan Bersejarah di Kota Suci Madinah - Masjid Quba
Masjid Quba

Yang pertama, Masjid Quba adalah Masjid yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah saw.pada tahun 1 Hijriyah atau 622 Masehi di Quba,sekitar  5km disebelah tenggara kota Madinah dan didalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Masjid Quba adalah Masjid yang dibangun diatas dasar takwa.

Yang selanjutnya kami akan menjelaskan sedikit tentang Masjid Nabawi. Masjid Nabawi adalah masjid yang dibangun pada tahun 622 M setelah kedatangan Rasul di kota Madinah,dan tempat pembuat Masjid ini merupakan tempat pemberhentian unta yang ditunggangi oleh Nabi. Pada saat itu para masyarakat Madinah menginginkan dan berebut Nabi Muhammad SAW agar tinggal dirumah mereka

3 Masjid Tertua dan Bersejarah di Kota Suci Madinah - Masjid Nabawi
Masjid Nabawi

Masjid ini merupakan Masjid terbesar didunia. Apakah kalian tahu bahwa Masjid Nabawi ini merupakan bekas tempat tinggal atau rumah Nabi Muhammad SAW? Masjid ini merupakan tempat tersuci kedua setelah Masjidil Haram di Mekkah. Pada awalnya Masjid ini dibangun tanpa atap. Selain digunakan untuk berkumpulnya para masyarakat, masjid ini juga digunakan sebagai sekolah agama.

Yang terakhir adalah Masjid Qiblatain (Masjid dua kiblat). Masjid ini adalah Masjid yang terkenal di Madinah. Pada awalnya masjid ini dikenal dengan nama Masjid Bani Salamah karena Masjid ini dibangun di atas bekas rumah Bani Salamah. Apakan anda tahu kenapa Masjid ini disebut Masjid dua kiblat?

3 Masjid Tertua dan Bersejarah di Kota Suci Madinah - Masjid Qiblatain
Masjid Qiblatain

Jadi seperti ini awalnya kiblat itu menghadap ke arah Baitul Maqdis (nama lain Masjidil Aqsha) di Yerusalem/Palestina. Ketika Rasulullah sedang sholat dengan menhadap ke Masjidil Aqsha, turun wahyu dari Allah SWT.kepada Rasulullah SAW.untuk memindahkan kiblat kearah Masjidil Haram di Mekkah. Peristiwa itu terjadi pada tahun ke-2 Hijriyah hari Senin bulan Rajab pada waktu dhuhur di Masjid Bani Salamah.

Tips Menjalankan Ibadah Umroh Bersama Anak

Travel Umroh Bandung Menjalankan ibadah umroh bersama anak memiliki tantangan tersendiri pada orang tua. Tak sedikit dari mereka yang berkata bahwa belum sepantasnya mengajak anak anak yang masih belum baligh untuk ikut melaksanakan kegiatan ibadah umroh karena berbagai alasan, salah satunya adalah takut tidak fokus ketika beribadah di karenakan seorang anak cenderung merepotkan, akan tetapi hal itu bisa di persiapkan dengan tekad yang kuat serta persiapan yang matang.

Pertama, pilihlah waktu yang tepat untuk melakukan ibadah umroh bersama anak. kondisi cuaca di Arab Saudi yang sekarang akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan fisik kita, terutama untuk anak anak yang mudah sakit, untuk itu para orang tua harus lebih bisa memilih dengan cermat pelaksannan ibadah umroh. Waktu liburan sekolah adalah salah satu waktu yang cocok untuk pergi melaksanakan ibadah umroh, apalagi jika libur sekolah nya jatuh pada bulan Desember dan januari, karena di bulan itu cuaca relatif lebih dingin dan sejuk.

Sebaiknya hindari keberangkatan umroh pada bulan JUNI dan JULI karena di Arab Saudi pada bulan tersebut cuacanya relatif lebiih panas, dalam kondisi cuaca seperti itu kita akan lebih lelah, serta ingin meminum yang dingin-dingin sehingga akan menyebabkan daya than tubuh kita menurun. Disaat saat inilah penyakit akan mudah hinggap di tubuh kita.

Akan tetapi hal tersebut bisa di hindari dengan cara mengatur alur kegiatan dan mengikuti kondisi tubuh kita dan anak. Maka dari itu makanlah secara teratur serta tidak meminum yang dingin dingin. Air zam zam, yogurt, dan madu adalah salah satu alternatif untuk menjaga stamina kita supaya tidak cepat menurun, serta jangan lupa berdo’a lah kepada Allah SWT agar di perlancar untuk menjalankan ibadahnya.

Kedua, menyiapkan persyaratan dan perlengkapan dokumen untuk melaksanakan ibadah umroh. Seperti halnya orang dewasa anak anak pun harus mempunyai paspor saat akan melaksanakan ibadah di tanah suci. prosedur dan pembuatan nya pun sangat mudah, hampir serupa dengan pembuatan paspor orang dewasa hanya saja belum memililki KTP (kartu tanda penduduk) maka dokumen yang di perlukan yaitu Akta kelahiran KK (kartu keluarga) serta KTP kedua orang tua.

Ketiga, melakukan vaksinasi serta melengkapi obat obat pribadi, apa itu vaksinasi? Vaksinasi adalah penggunaan suntikan untuk mencaegah virus yang dapat masuk ke tubuuh kita pada saat berada di Arab Saudi.

Keempat, melakukan penginapan yang dekat dengan masjid akan mempermudah bagi orang tua ataupun anak. Karena orang tua akan lebih khusyu dalam melaksanakan ibadahnya dan anak pun tidak akan merasa kelelahan bolak balikke masjid ketika akan melaksanakan shalat fardu.

Demikian tips umroh bersama anak yang dapat kami sampaikan, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tempat Istimewa yang Wajib Dikunjungi Saat Umrah – Masjid Bir Ali dan Tan’im

Masjid Bir Ali dan Tan'im

Travel Umroh Sumedang Gambar apa di atas ayooo? Dimana tempatnya itu? Beruntunglah bagi para jemaah umrah yang pernah berkunjung ke tempat ini. Dan sepertinya anda semua tidak akan pernah bisa melewatkan tempat ini ketika beribadah umrah. Kenapa? Ayoo kenapa coba. Karena menurut sejarah nya tempat ini adalah tempat yang menjadi awalan untuk sebuah perjalanan umrah. Bahkan rasullulah sendiri yang menetapkannya. Apa sih nama tempatnya? Nama tempat ini adalah masjid Bir Ali dan Tan’im. Banyak keistimewaan yang terkandung di dalam mesjid ini loh, jika kita gali sejarahnya. Bagaimana sih masjid ini bisa dibangun? Masjid ini dibangun tepat di dekat pohon yang menjadi peristirahatan nabi muhammad SAW pada saat beliau menuju perjalanan makkah.

Dan kenapa sih nama masjid ini dinamakan bir ali? Dulu sahabat Ali Bin Abi Thalib pernah membangun sebuah sumur di masjid ini. Dan karena sumur di dalam bahasa arab adalah bir maka sumur itu dinamakan bir ali. Sayang nya sumur itu sudah tidak ada lagi. Hanya nama nya saja yang digunakan. Masjid Bir Ali dan Tan’im ini sering digunakan oleh para jemaah umrah untuk miqat. Apa sih miqat? Secara harfiah miqat adalah sebuah batas. Apa sih maksudnya? Batas ini maksudnya adalah sebuah garis batas antara boleh atau tidak atau perintah mulai atau berhenti. Artinya kapan melapazkan niat dan maksud melintasi batas antara Tanah Biasa dengan Tanah Suci. Miqat terbagi menjadi dua, apa saja? Ada yang tahu? Pasti ada. Apa sih yang dua ini?

  1. Miqat zamani

Dalam al-qur’an surat al-baqarah ayat 189 diterangkan “ kedudukan bulan sabit sebagai waktu tanda bagi manusia dan miqat bagi jama’ah haji”

  1. Miqat makani

Yaitu miqat yang berdasarkan peta atau letak geografis. Miqat makani diantaranya            :

  1. Bier ali, merupakan miqat yang dilaksanakan untuk orang-orang yang datang dari madinah
  2. Al-juhfah, miqat yang dilaksanakan bagi orang-orang yang datang dari syam(suriah)
  3. Yalamlam, sebuah bukit yang terletak 54 km dari makkah. Dan miqat ini dilaksanakan bagi jema’ah yang datang dari yaman dan asia.
  4. Qarnul manazil, sebuah bukit yang terletak di sebelah timur 94 km dari makkah
  5. Zatu irqin, miqat yang dilaksanakan bagi jema’ah yang datang dari iraq yang searah.

Sekilas tentang miqat yah, di ingat yah bagi para jema’ah haji dan umrah tidak diperbolehkan melakukan miqat tanpa ihram. Jika melewatinya tanpa ihram maka anda harus kembali lagi ke miqat. Ada tiga hal yang harus dilakukan saat miqat termasuk di masjid Bir Ali dan Tan’im, apa sih? Ini:

  1. Mandi sunnat ihram dan memakai pakaian ihram
  2. Sholat sunnat ihram 2 rakaat
  3. Berniat ihram dan bertalbiah

Itu saja mungkin yang bisa diulas tentang masjid Bir Ali dan Tan’im dan sedikit tentang miqat. Jika anda mempunyai rencana untuk melaksanakan ibadah umroh pada bulan Desember 2017, anda bisa melihat Paket Umroh Reguler Desember yang kami sediakan. Semoga bermanfaat.