Pesona Kota Suci Mekah

Travel Umroh Bekasi Kota suci Mekah, adalah kota yang tendus, di mana tidak banyak  tumbuhan yang bisa tumbuh disana dikarnakan curah hujan yang sangat rendah. Namun kota itu banyak di kunjungi jutaan umat Muslim di seluruh dunia, dan selalu dirindukan dihati umat orang – orang yang beriman.

Dari tahun ketahun kota ini selalu ramai di datangi orang – orang muslim di seluruh dunia terutama pada saat musim haji tiba. Lautan manusia berkumpul di sana untuk meminta ampunan atas segala dosa yang telah mereka perbuat. Dengan menggunakan pakaian serba putih yang menandakan bahwa setiap orang itu sama di hadapan Allah, baik kaya maupun miskin yang membedakan mereka hanyalah amalan yang mereka miliki. Mereka serentak bersama – sama  melaksanaka setiap ritual ibadah Haji dan Umrah sesuai dengan yang telah di contokaan oleh nabi Muhamad Saw.

Selain itu kota suci mekah juga menjadi awal peradaban manisia dimana pada saat itu Allah Swt. Menurunkan nabi Adam ke dunia dari surga karna telah melanggar perintah dari Allah Swt. Nabi Adam di pisahkan oleh dari Siti hawa selama ratusan tahun. Kemudian di pertemukan kembali oleh Allah  di tempat yang bernama Jabal rahmah yang terletak di bagian timur padang arafah di kota mekah.

Di kota ini pula  terdapat mejid terbesar di seluruh dunia yaitu masjidil Haram yang menjadi pusat kota Mekah yang didalamnya terdapat bangunan utama yang mejadi arah kiblat sholat para umat muslim yang bernama kaba’bah. Pada awalnya, masjid ini dibangun pertama kali oleh Sayyidina Umar bin Khattab pada tahun 638 M dan telah mengalami pembaharuan dan perluasan dari masa kemasa.

Kota suci mekah  adalah kota yang menjdi saksi bagai mana islam bisa berkembang, dan kota ini banyak tempat-tempat bersejarah bagi umat ilam. Inilah beberapa tempat – tempat bersejarah yang ada di kota suci mekah.

Jabal Nur

Jabal Nur

Jabal Nur adalah sebuah gunung yang terletak di sebelah tenggara, tepatnya 4 km dari kota Makkah. Tinggi puncak Jabal Nur kira-kira 200 meter, dimana disekelilingnya terdapat sejumlah gunung, bukit batu dan jurang. Sekitar 5 meter dari pucak gunung, terdapat sebuah lubang kecil yang disebut Gua Hira. Sebuah tempat dimana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama yaitu surat al-‘alaq ayat 1-5, yang dibawa malikat Jibril. Untuk bisa sampai ke puncak, dibutuhkan waktu sekitar 1 hingga 1.5 jam dengan melwati bebatuan yang terjal dan licin.

Jabal Tsur

Jabal Tsur

Sekitar lima kilometer dari kota Makkah, terdapat sebuah barisan bukit batu yang bernama Jabal Tsur yang merupakan perbukitan tertinggi di Makkah. Bukit ini mempunyai tiga puncak yang saling berdekatan dan menyambung, dimana terdapat salah satu gua bersejarah, yaitu Gua Tsur, yang menjadi tempat persembunyian Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar dari kejaran kaum kafir Quraisy saat hendak hijrah ke Madinah.

Jabal Abi Qubais

Jabal Abi Qubais

Rosulullah SAW diyakini lahir di kaki Jabal Abi Qubais yang terletak di kampung Suquq Lail, Makkah. Namun pada tahun 1370/1950 M, tempat tersebut dijadikan perpustakaan atas permintaan Syeikh Abbas AlQattan yang menjabat sebagai gubernur Makkah pada saat itu. Permintaanya tersebut, kemudian disetujui oleh pemerintah Arab Saudi dengan syarat wakaf ini tidak bisa dijual belikan atau disewakan, tidak bisa dihadiahkan kepada siapapun dan tidak bisa ditukar atau dipinjamkan pada siapapun.

Menurut sebagian orang alasan di balik pembuatan perpustakaan ini untuk menghidari pemujaan oleh sebagian umat, karnadi percaya sebagai tempat kelahiran nabi

Masjid Jin

Masjid jin

Destinasi wisata islami selanjutnya yang bisa Anda kunjungi ketika berkunjung ke Tanah Suci adalah Masjid Jin. Dikatakan Masjid Jin, karena masjid ini pernah menjadi tempat para jin melakukan bai’at kepada Rasulullah dan menyatakan keimanan mereka atas kerasulan Muhammad. Sehingga tidak sedikit orang menyebut masjid ini dengan sebutan Masjid al-Bai’ah. Selain itu, di masjid ini juga Rasulullah pernah mendapatkan wahyu QS. Al-Jin ayat 1-2. Masjid Jin terletak di kota Makkah, tepatnya dari Masjidil Haram berjarak sekitar 1 km atau sekitar 100 meter dari Komplek Makam Ma’la, dimana tempat Siti Khadijah dimakamkan.

Mungkin cukup sekian dari pemaparan yang kami buat, mohon maaf bila ada banyak kesalahan dan bila ada kata – kata yang kurang berkenan. Semoga apa yang saya paparkan bisa bermafaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 3 =