Tempat Wisata Menarik di Alexandria-Mesir

Alexandria, atau Iskandariyah adalah pelabuhan utama di Mesir, dan kota terbesar kedua di negara tersebut setelah Kairo, dan juga ibu kota pemerintahan Al Iskandariyah yang terletak di pantai Laut Tengah. Masyarakat Mesir selalu menjadikan kota ini sebagai tempat favorit untuk berwisata. Dikota ini, terdapat banyak tempat wisata yang terkenal diantaranya, Wisata ke Panorama Benteng Qaitbay, Laut Merahnya yang terkenal, Taman Muntaza dan Istana Raja Faruq.

Dinamakan Alexandria atas pendirinya, Iskandar yang Agung, dan merupakan tempat penguasa Ptolemaik Mesir yang dengan cepat menjadi kota termegah dari dunia Hellenistik; menjadi nomor dua setelah Roma dalam luas dan kekayaan. Tetapi, setelah pendirian Kairo oleh penguasa Islam Mesir pada zaman pertengahan statusnya sebagai ibu kota negara berakhir, dan mengalami kemunduran, yang pada akhir periode Ottoman berkurang menjadi desa perikanan kecil.

Hal yang dapat dilakukan bila berwisata ke Alexandria:

  1. Benteng Qaitbay

Benteng ini terletak dipinggir pantai berlatar lautan tengah yang menyatu menyajikan pesona yang indah untuk berfoto. Para wisatawan biasanya mengambil foto ataupun berselfie dipinggir pantai ini. Benteng ini terletak di tepi laut Mediterania. Di benteng ini kita bisa menyaksikan arsitek benteng yang indah, dengan lorong lorong yang panjang, celah untuk mengintip musuh, ornamen yang membentuk lubang udara. Perpaduan hamparan biru laut Mediterania dan gagahnya benteng Qaitbay adalah simponi indah yang memanjakan mata.
Benteng bagian utara dan barat rusak parah karena ledakan meriam. Lalu pemerintah Mesir, di masa pemerintahan Raja Farouk (1904) merestorasi kembali bangunan ini dan hingga berdiri sampai sekarang. Baca lebih lengkapnya mengenai Pesona Benteng Qaitbay.

  1. Taman Istana Raja Farouk

Taman istana raja faraouk yang asri hampir selesai renovasi pada april 2018 lalu. Taman ini menyuguhkan perpaduan taman dan garis pantai laut tengah yang mempesona. Istana yang megah dan juga view laut di sebrangnya sangat cocok untuk orang yang suka foto-foto. Kompleks Montaza sangat luas dengan taman yang indah. Selain taman yang tertata rapi, di dalam kompleks juga terdapat istana yang indah. Ini adalah salah satu destinasi wisata yang bagus di Alexandria, Permata Mediterania. Langit cerah musim panas tahun lalu membuat obyek wisata ini semakin menarik dikunjungi pada petang hari.

Beberapa tempat wisata menarik lainnya dapat dinikmati saat anda berkunjung kesana bersama SimaSakti Umroh Plus Kairo. Semoga bermanfaat!

Tempat Wisata Menarik Kairo dan Hal yang dapat Dilakukan Selama Disana

Tempat Wisata Kairo-Mesir

Fakta Tentang Kairo

Kairo atau dalam Bahasa Arabnya : (القاهرة) al-Qāhirah, adalah ibu kota sekaligus kota terbesar di Mesir dan salah satu kota metropolitan terbesar di Afrika, terbesar di Timur Tengah, dan Uni Emirat Arab serta kota ke 15 terbesar di dunia yang erat kaitannya dengan Mesir kuno, karena kompleks piramida Giza yang terkenal dan kota kuno Memphis terletak di wilayah geografisnya. Kairo sudah lama menjadi pusat peradaban kota, politik dan budaya. Kairo dijuluki sebagai “KOTA SERIBU MENARA” yang dimana sebagian besar arsitektur bangunannya dipengaruhi oleh peradaban Islam.

November adalah salah satu bulan terbaik untuk menjelajahi kota seribu menara ini. Tempat menarik untuk dikunjungi bila kita berwisata ke Kairo tentunya adalah Wisata ke Piramida dan Spinx, Papyrus Institute, Masjid Al-Azhar, pusat oleh-oleh maupun perbelanjaan di Al Khan Khalili, Menjelajah kota Alexandria, dan Laut Mediterania. Click juga artikel tentang Tempat Wisata Menarik di Alexandria-Mesir.

Penasaran semenarik apakah detail dari tempat-tempat indah tersebut? Berikut SimaSakti akan membahas beberapa tempat yang sudah menjadi ikon wisata Kairo, Mesir.

Hal Apa saja yang dapat dilakukan selama berada dibeberapa tempat wisata di Kairo?

  1. Piramida dan Sphinx, KAIRO-MESIR

Ketika mengunjungi Kairo, kita bisa mengunjungi piramida Giza dan juga Sphinx. Sphinx terletak di area Piramida Giza. Sphinx merupakan patung singa berkepala manusia ukurannya lebih kecil dari Piramida. Biasanya pengunjung berfoto-foto dari bis di samping Sphinx atau jika beruntung, bisa turun di bagian depan Sphinx karena Sphinx dijaga oleh polisi.  Sphinx ini ukurannya kecil jika dibandingkan dengan piramida-piramida yang menjadi latar belakangnya. Sudah ada platform dimana kita bisa mengaguminya tanpa harus turun kebawah untuk berfoto bersebelahan dengan Sphinx. Jangan lupa untuk melihat angle dalam mengambil foto agar bisa mendapatkan latar belakang piramidanya.

  1. Papyrus Institut

Hal apa saja yang didapat saat mengunjungi Papyrus Institut? Didalam tempat tersebut, kita dapat mengenal peninggalan kuno yang menarik yang menyuguhkan lukisan-lukisan diatas kertas papyrus yang indah khas budaya mesir. Yang menarik lainnya, kita menyaksikan bagaimana cara dan proses membuat kertas papyrus. Lukisan-lukisan yang dipajang pun dapat kita beli.

  1. Masjid Al-Azhar

Masjid Al-Azhar (masjid yang gemilang) adalah sebuah masjid yang dibangun oleh Panglima Jauhar Assiqilli di Kairo antara tahun 359-361 Hijriyah atau 970-972 Masehi atas perintah khalifah Muiz Lidinillah, dari Daulat Fatimiah. Masjid ini adalah masjid Islam yang paling terkenal sekaligus masjid kampus terbesar. Masjid ini dinamakan Al-Azhar sebagai isyarat kepada Zahra, julukan Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah S.A.W. Masjid ini berfungsi sebagai universitas dan pada tahun 1961 berubah menjadi universitas modern yang memiliki beberapa fakultas. Al-Azhar dianggap sebagai poros pemikiran Islam, politik dan ilmu-ilmu agama di Mesir dan dunia Islam. Mesjid ini memiliki lima menara dengan bermacam-macam tipe dan tiga mimbar. Di dalamnya terdapat perpustakaan yang sangat besar.

  1. Jangan lupa menawar bila kita berbelanja oleh-oleh di Khan Al Khalili!

Khan Khalili adalah pusatnya tempat oleh-oleh apabila kita berwisata ke Kairo. Pasar ini merupakan pusatnya pasar seni Kairo. Begitu masuk komplek pasar, disebelah kiri kanan disuguhi pemandangan warna-warni dari berbagai barang dagangan khas mesir, disinilah pusat oleh-oleh mesir dari mulai magnet-magnet aksesories perhiasan batu-batu, perak, pakaian bernama galabia khas mesir, oranamen, lampu, dompet dan tas dengan motiv yang khas. Harga barang-barang tersebut sangat terjangkau dan bisa ditawar selayaknya kita berbelanja dipasar.

Bagaimana? Menarik bukan? Bila anda berminat untuk berwisata menikmati indahnya Kairo dalam waktu dekat ini, yuk Daftarkan segera bersama SimaSakti Umroh Plus KAIRO!!! Semoga bermanfaat.

Dasar Diisyaratkannya Ibadah Qurban yang Dilakukan pada Hari Raya Haji

HAJI PLUS LANGSUNG BERANGKAT-Idul Adha dinamakan hari raya Haji, juga dinamakan “Idul Qurban”, karena pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Penyembelihan hewan kurban ini memiliki kisah sendiri. Pada zaman kenabian, Nabi Ibrahim mendapat wahyu untuk menyembelih anaknya, namun Allah SWT mengganti anak itu dengan seekor kambing. Mengapa Allah SWT. memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya sendiri? Yuk kita bahas kisahnya.

Penantian Nabi Ibrahim Agar Dikaruniai Anak

Kisah ini bersumber dari Al-Qur’an, surat Ash-Shaffat ayat 104-107. Setelah Nabi Ibrahim as berpindah dari negeri kaumnya, ia memohon kepada Allah SWT agar dikaruniai seorang anak yang soleh. Dan doa Nabi Ibrahim as dikabulkan Allah SWT, tak lama kemudian istri dari Nabi Ibrahim yang bernama Siti Hajar  melahirkan seorang bayi mungil tampan rupawan yang diberi nama Ismail.

Kesabaran Nabi Ismail

Selama tiga malam Nabi Ibrahim as bermimpi menyembelih anaknya, mimpi itu mengartikan agar Nabi Ibrahim menyembelih anak kesayangannya.  Akhirnya Nabi Ibrahim yakin bahwa mimpi itu adalah perintah dari Allah SWT yang harus dilaksanakan. Setelah itu Nabi Ibrahim menceritakan mimpi tersebut kepada Ismail yang kala itu masih kecil. Ia ingin mendengar pendapat anaknya tentang perintah itu. “Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu?” tanya Nabi Ibrahim. Ismail tidak merasa takut atau marah kepada ayah kandungnya karena ia yakin mimpi itu adalah perintah dari Allah SWT. “Wahai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang bersabar.” Ucap Ismail. Keputusan yang Ismail pilih bukan karena paksaan seseorang, kemudian Ismail meminta pertolongan kepada Allah agar ia diberi kesabaran. Ismail tidak menggunakan kekuatan yang ada dalam dirinya, akan tetapi ia meminta kekuatan kepada Allah SWT. Maka dari itu, Allah SWT mencatat nama Ismail sebagai nabi yang tergolong kedalam golongan nabi-nabi yang sabar.

Kemudian mereka pergi ke sebuah tempat yang tinggi. Di tempat itulah, Ismail membaringkan diri dan bersiap untuk disembelih oleh ayahnya. Tetapi ketika semuanya sudah siap, Allah SWT menurunkan wahyu. Untuk membenarkan mimpi itu Allah SWT membalasnya dengan balasan yang setimpal. Allah menggantinya dengan seekor sembelihan yang besar.
Allah SWT berfirman yang artinya :

Dan kami panggillah dia : “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguuhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS. Ansh-Shaaffat : 104-107).

Yang dimaksud dengan membenarkan mimpi itu adalah mempercayai bahwa mimpi tersebut perintah dari Allah SWT dan wajib untuk dilaksanakan. Sesudah melihat kesabaran Ibrahim as dan Ismail maka Allah melarang menyembelih Ismail. Peristiwa ini menjadi dasar diisyaratkannya kurban yang dilakukan pada hari raya haji. Para ulama sepakat bahwa yang dimaksud dengan sembelihan besar adalah kambing atau domba.
Nabi Ibrahim as berhasil meraih khalilullah (kekasih Allah) karena telah mampu mengorbankan sesuatu yang dicintainya berupa anak, demi mencapai kecintaan kepada Allah. Peristiwa inilah yang selalu diperingati orang muslim setiap tahun dengan anjuran menyembelih hewan kurban pada hari raya Idul Adha.
Begitulah peristiwa yang terjadi pada zaman Nabi Ibrahim as., semoga bermanfaat.