Keistimewaan Jabal Uhud | SimaSakti Umroh

WhatsApp-Image-2018-11-23-at-10.21.38-300x225

Umroh Murah Awal Tahun – Bukit Uhud atau Jabal Uhud adalah sebuah bukit berjarak 5 kilometer dari utara Kota Madinah dengan ketinggian sekitar 1.077 meter, selalu dikenang oleh umat Islam karena di lembah gunung ini pernah terjadi peperangan besar antara pejuang Islam dan kaum kafir Quraisy pada 15 Syawal 3 Hijriyah (Maret 625 Masehi) yang menyebabkan 70 pejuang Islam mati syahid.

Tak seperti umumnya gunung di Madinah, Jabal Uhud seperti sekelompok gunung yang tidak bersambungan dengan gunung yang lain. Karena itulah penduduk Madinah menyebutnya dengan sebutan Jabal Uhud yang artinya ‘bukit menyendiri’.

“Jika kita hendak melihat bukit yang terdapat di surga, maka ziarahlah ke Bukit Uhud. Nabi SAW bersabda, ‘Bukit Uhud ialah salah satu dari bukit-bukit yang terdapat di surga’,” demikian hadis yang dirawikan HR Bukhari.

WhatsApp-Image-2018-11-23-at-10.21.39-300x225

Di lembah bukit ini pernah terjadi perang dahsyat antara kaum muslimin sejumlah 700 orang melawan gerombolan musyrikin Mekkah dengan jumlah yang tidak seimbang. Mereka menyerang dengan serdadu tak kurang dari 3.000 orang. Dalam peperangan tersebut kaum muslimin yang gugur hingga 70 orang syuhada, di antaranya paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muththalib, yang digelari Asa­Dullahwa Asadur Rasul (Singa Allah dan Rasul-Nya), Mush’ab bin Umair, dan Abdullah bin Jahsyin.

Para syuhada tersebut dimakamkan di lokasi mereka gugur, di dekat Gunung Uhud. Nabi Muhammad SAW sendiri dalam pertempuran tersebut mendapat luka-luka. Dan sahabat-sahabatnya yang menjadi perisai guna Rasulullah turut gugur, dengan kondisi badan dipenuhi anak panah. Setelah perang usai dan kaum musyrikin mengundurkan diri pulang ke Mekkah, maka Nabi Muhammad SAW memerintahkan supaya mereka yang gugur dimakamkan di lokasi mereka roboh, sampai-sampai ada satu liang kubur terdiri dari sejumlah syuhada.

Rasulullah  SAW bersabda, “Mereka yang dimakamkan di Uhud tak mendapat tempat lain nya kecuali ruhnya sedang di dalam burung hijau yang mengarungi sungai surgawi. Burung tersebut memakan makanan dari taman surga, dan tak pernah kehabisan makanan. Pada syuhada itu berbicara siapa yang bakal menceritakan situasi kami disini untuk saudara – saudara kami bahwa kami telah berada di surga.” Maka Allah bersabda dalam QS Ali Imran ayat169 :

وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا ۚ بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.

46 Tahun kemudian, yaitu pada masa Khalifah Marwan bin Hakam, terjadi banjir besar sehingga makam Hamzah dan Abdullah bin Jahsyin rusak berat. Ternyata, meski sudah lebih dari 40 tahun di dalam kubur, jasad kedua sahabat itu masih segar, seperti baru saja meninggal. Maka jasadnya dikubur di tempat lain tapi masih di kawasan Gunung Uhud.Pada tahun 1383 H, dibangun tembok tinggi yang mengelilingi makam Hamzah dengan celah-celah jeruji, agar peziarah dapat menyaksikan makam tersebut. Di dalam areal pemakaman tidak ada tanda-tanda khusus seperti batu nisan, yang menandakan ada makam di sana.

Jabal Uhud menjadi tempat yang sangat penting untuk diziarahi para jemaah haji dan umroh. Seperti yang terlihat ketika jamaah umroh Syakira Wisata berziarah di Jabal Uhud. Beserta ratusan jemaah haji dan umroh dari Indonesia dan mancanegara kembali berusaha merefleksikan, mengenang, sejarah perjuangan para syuhada’. Mereka berjuang dalam menegakkan Islam. Seraya berziarah dan berdoa di makam syuhada Uhud.

Jadi, bagaimana sahabat muslim? Ingin segera mengunjungi Jabal Uhud untuk mengenang napak tilas perjuangan Nabi Muhammad dan Para Sahabat dalam memerangi kaum quraisy? Jangan ragu untuk menghubungi Simasakti Umroh yang memiliki berbagai Paket Umroh lengkap dengan harga terjangkau dan itinerary yang menarik untuk perjalanan ibadah Anda.

Berikut Artikel Terkait Mengenai Tempat Bersejarah jika Sahabat Muslim berkunjung ke Baitullah bersama Simasakti Umroh:

Berikut beberapa testimoni dari jamaah Simasakti Umroh

 

 

 

 

>