JEDDAH, KOTA PERBELANJAAN POPULER DI SAUDI ARABIA | SIMASAKTI UMROH

Umroh Reguler VIP Desember 2018 – Jeddah merupakan salah satu kota perbelanjaan terpopuler di Arab Saudi. Pusat perbelanjaan ternama di sana, di antaranya yang paling terkenal adalah Kawasan Balad dan Corniche. Kawasan ini berlokasi di dekat pantai Laut Merah. Kawasan Balad dan Corniche adalah pusat perbelanjaan barang-barang elektronik merek terkenal. Pusat perbelanjaan di kawasan ini setiap hari ramai dikunjungi pembeli. Puncak keramaian biasanya terjadi pada malam hari. Namun demikian, baik penjual maupun pembeli yang berada di tempat tersebut menghentikan kegiatannya tatkala adzan berkumandang.

Untuk jamaah haji dan umrah yang sempat mampir ke Kota Jeddah, alangkah baiknya mampir di Toko Ali Murah. Jamaah haji asal Indonesia biasanya paling suka berbelanja di Toko Ali Murah. Untuk melayani para pembeli, para petugas toko ini menggunakan Bahasa Indonesia. Beragam kebutuhan dijual di Toko Ali Murah, mulai dari perhiasan, karpet, sajadah, hingga barang-barang elektronik.

Selanjutnya, Haraj As-Sawarikh juga layak jadi perhatian untuk membeli barang-barang murah dengan harga grosiran. Haraj as-Sawarikh sendiri adalah pusat belanja grosir. Lokasinya tidak jauh dari Balad. Pusat perbelanjaan ini menawarkan berbagai macam produk souvenir dan fashion, termasuk souvenir dan fashion bekas seperti karpet dan arloji bekas.

Tahlia Street yang letaknya tepat di jantung kota Jeddah juga layak jadi perhatian bagi yang ingin berbelanja di Jeddah. Di kawasan tersebut dijual produk-produk fesyen ternama seperti Gucci, Prada, dan Giorgio.

Kemudian Pertokoan di Jalan Palestina atau yang lebih dikenal dengan Syari’ Falestin. Pertokoan di kawasan ini dikenal dengan Suq Khudor atau pasar sayur-mayur. Jahe, lengkuas, dan sayur-sayuran mudah didapatkan di kawasan ini. Di lokasi yang sama, banyak juga toko yang menjual barang-barang elektronik seperti kamera dan alat-alat musik.

Sekian artikel mengenai Tempat Belanja Di Jeddah, semoga bermanfaat.

PASAR GRAND BAZAAR TURKI

Umroh plus Turki– Jika anda mengunjungi kota Turki, tidak lengkap rasanya jika anda tidak mengunjungi Pasar tertua di dunia yaitu Pasar Grand Bazaar. Pasar ini berusia lebih dari 500 tahun, selain pasar tertua Grand Bazaar ini adalah pasar terbesar di seluruh dunia. Pasar ini telah berdiri sejak tahun 1450- an pada masa pemmerintahan kekhalifahan Ottoman bertahan hingga kini. Pasar ini bisa menampung lebih dari 3.000 toko. Grand Bazaar merupakan tempat wisata yang paling banyak dikunjungi turis, yaitu mencapai 91.250.000 pengunjung per tahun.

Pasar Grand Bazaar terletak di komplek kota tua Istanbul, tepatnya di distrik Fatih, selemparan batu dari Masjid Biru dan Museum Hagya Sofia. Jadi, kita bisa langsung berjalan kaki ke Grand Bazaar setelah menikmati arsitektur Masjid Biru yang megah dan kekayaan sejarah dua agama di Hagya Sofia. Pasar ini buka pada pukul 09.00 hingga 19.00, kecuali di hari minggu atau hari besar.

Sebelum masuk, pastikan anda mengingat pintu gerbang yang anda masuki. Pasalnya, pasar ini terdapat 21 pintu gerbang dengan jalan berliku layaknya labirin. Seorang pemandu wisata di Istanbul bahkan mengaku sampai sekarang belum hapal jalanan di Grand Bazaar dan seringkali tersesat di dalam.

Tersesat adalah sebuah keniscayaan di tempat ini, malah justru akan menyenangkan. Karena anda akan menjelajahi jutaan barang dan souvenir berbagai macam bentuk dan harga. Sebagai harga Termurah anda bisa mendapatkan dompet rajut khas Turki dengan harga 1 lira, hingga lampu berwarna-warni yang jika di kurs rupiah bisa mencapai puluhan juta rupiah. Dan pastikan anda memiliki daftar belanjaan yang akan dibeli.

Disarankan, belilah barang yang menjadi ciri khas Turki salah satunya cangkir teh, karena warga Negara ini adalah peminum teh sejati sehari bisa lebih dari 10 gelas teh hitam diminum. Cangkirnya pun unik dan seragam, bentuknya menyerupai bunga tulip.

Tidak semua pedagang di Grand Bazaar ramah, banyak yang meninggikan suara ketika kita menawar harga terlalu murah atau tidak jadi membeli. Saran seorang warga Turki, tawar 30-50 persen dibawah harga yang ditawarkan, kecuali untuk barang murah dan harganya pas. Jika harga tidak sesuai dengan keinginan anda maka tinggalkan dan acuhkan saja. Jika penjualnya terlihat marah, santai saja. Untuk mengintimidasi anda cukup bilang “don’t be angry my friend”, berdasarkan pengalaman penjual langsung tersenyum.

Sekian artikel mengenai Pasar Bazaar Turki, semoga bermanfaat

MUSEUM HAGIA SOFIA TURKI

Umroh Plus Turki- Hagia Sofia selalu menjadi tempat wisata favorit para traveler. Sebanyak 3,3 juta pengunjung yang mengunjungi museum Hagia Sofia setiap tahunnya.
Bentuk Hagia Sofia yang unik serta sejarah panjang yang dimilikinya selalu berhasil menarik kunjungan para turis yang penasaran. Di tengah ramainya kunjungan turis ke Hagia Sofia, ada beberapa kelompok di Turki yang menginginkan Hagia Sofia kembali diubah sebagai masjid.

Berdiri dengan kokoh di tengah distrik Sultan ahmet di kota Istanbul, Hagia Sofia bisa dicapai dengan berjalan kaki selama 10 menit dari Masjid Sultan ahmet atau yang lebih sering dikenal dengan nama Blue Mosque. Bangunannya menjulang khas dengan hadirnya kubah biru raksasa yang diapit oleh 4 menara/ minaret. Keunikan Hagia Sofia terletak pada gaya arsitekturnya yang khas Bizantium namun memiliki minaret khas bangunan Islam.

Meski kini dikenal sebagai museum nomor dua yang paling sering dikunjungi di Turki, sejarah mencatat bahwa awalnya Hagia Sofia dibangun sebagai gereja Kristen Ortodoks Yunani sejak tahun 537 masehi hingga tahun 1453 saat masa pemerintahan Romawi timur atau Bizantium. Meski sempat berubah status menjadi katedral Katolik Roma pada tahun 1204-1261, pada pertengahan abad ke-15 Hagia Sofia berubah menjadi masjid, mengikuti penaklukan Konstatinopel oleh dinasti Utsmaniyah dibawah pimpinan Sultan Mehmet II.

Selama hampir 500 tahun Hagia Sofia berfungsi sebagai masjid. Minaret kemudian dibangun, serta bulan sabit ditambahkan di puncak kubah masjid. Mihrab juga kemudian dipasang di dalam masjid. Saat Turki berubah menjadi negara republik, Hagia Sofia kemudian diubah menjadi museum pada tahun 1935 hingga kini untuk menunjukkan kepada dunia lahirnya republik Turki sebagai negara sekuler.

Sebagai museum, beberapa elemen lama Hagia Sofia ketika berfungsi sebagai gereja dan masjid tetap dipertahankan. Misalnya lafaz Allah dan Muhammad di dinding serta gambar Jesus beserta Maria. Meski kini berstatus sebagai museum, pada tahun 2016 telah digelar sholat berjamaah di Hagia Sofia. Ini merupakan pertama kalinya Hagia Sofia dipakai sebagai tempat ibadah setelah 85 tahun.

Beberapa kelompok di Turki rupanya menginginkan untuk mengubah Hagia Sofia kembali menjadi masjid. Hal ini masih menjadi perdebatan di Turki salah satunya karena apabila diubah menjadi masjid kembali dikhawatirkan jumlah pengunjung Hagia Sofia akan menurun. Negara tetangga Turki pun, Yunani sudah menyampaikan keberatan bila Hagia Sofia dipakai sebagai masjid kembali.

Hagia Sofia bisa dikunjungi setiap hari dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore selama musim dingin. Batas waktu masuk terakhir adalah jam 4 sore. Tiket masuk harganya 40 Lira atau sekitar Rp141.000 atau Anda bisa juga menggunakan Istanbul pass untuk mengunjungi Hagia Sofia.

Sekian artikel mengenai Museum Hagia Sofia Turki, semoga bermanfaat.

MASJID RAYA SULAIMAN

Masjid Raya Sulaiman atau dalam bahasa Turki Raya Sulaimaniah Camii adalah masjid terbesar kedua di Istanbul. Masjid ini terletak disebuah dataran tinggi di belakang Universitas Istanbul yang merupakan peninggalan abadi Islam di Turki. Lokasi yang tinggi membuat masjid ini menjadi salah satu pemandangan yang paling terkenal, dan menjadi salah satu tujuan wisata paling terkenal di Istanbul.

Masjid Raya Sulaiman merupakan salah satu bangunan peninggalan kekaisaran Turki Utsmani, yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman al-Qanuni (Suleyman The Magnificent). Atas perintahnya, ditunjuklah Mimar Sinan sebagai Arsitek dari masjid ini. Mimar Sinar merupakan arsitektur terkemuka di Turki. Dan salah satu karya terbesarnya adalah Masjid Raya Sulaiman. Pembangunan Masjid Raya Sulaiman memakan waktu hampir delapan tahun. Pekerjaan konstruksinya dimulai pada 1550 dan baru selesai pada 1558.

Masjid yang kini menjadi salah satu objek wisata dunia ini menampilkan pertautan simbolis antara kemegahan masjid sebagai lambang seorang sultan yang memiliki kekuasaan besar dan keagungan masjid sebagai sarana keagamaan. Kesan tersebut terlihat dari bangunan menara yang dibuat langsing dan tinggi, seolah-olah muncul dari lengkungan kubah dan melesat tinggi.

Dari segi arsitekturnya, bangunan Masjid Raya Sulaiman menunjukkan perpaduan antara unsur-unsur arsitektur Islam dan Bizantium. Melihat bentuk dari menara yang langsing dan tinggi menjulang, kubah yang megah dan besar, serta bentuk setengah kubah mirip dengan arsitektur Hagia Sophia, peninggalan Bizantium. Referensi lain yang digunakan oleh Sultan Sulaiman untuk membangun Masjid Raya Sulaiman ini sengaja membangun masjid ini dengan megah karena terdorong untuk melampaui Hagia Sophia yang dibangun di masa kekuasaan Kaisar Konstantin.

Hampir di setiap dinding pada bangunan ini dilapisi marmer. Dan marmer yang digunakan untuk membangun masjid ini berasal dari kawasan Marmarah, Semenanjung Arab, dan Yaman. Pada keempat menara Masjid Sulaiman ini dilapisi oleh Marmer yang bernilai seni tinggi dan mahal. Selain keindahannya pada marmer yang digunakan. Masjid ini juga diperindah dengan hiasan kaligrafi yang merupakan hasil karya Ahmad Qurah dan Hasan Syalabi, dua kaligrafer terkenal pada masa Turki Utsmani.

Pada kubah utama Masjid Raya Sulaiman memiliki tinggi 53 meter dan berdiameter 27,5 meter. Saat pertama kali dibangun tinggi kubah masjid ini adalah yang tertinggi kedua setelah Hagia Sophia yang menjadi bangunan dengan kubah tertinggi dibandingkan dengan masjid-masjid lain di wilayah Turki Utsmani pada saat itu.

Sebagaiamana masjid-masjid lain di Istanbul, sejak awal berdirinya Masjid Raya Sulaiman juga dirancang sebagai kompleks yang terdiri dari bangunan-bangunan keagamaan dan kegiatan sosial. Seperti pada kompleks Masjid al-Fatih. Pada bagian belakang masjid terdapat beberapa makam keluarga kerajaan, di antaranya makam Sultan Sulaiman I, Roxelana (istrinya), Mihrimah (putrinya), Dilasub Saliha (ibunya), dan Aisye (ibunya). Selain itu juga terdapat makam Sultan Sulaiman II, Ahmad II, dan Safiye (putri Sultan Mustafa I). Dan diluar tembok masjid, di sebelah utara, yaitu Mimar Sinan.

Sepanjang sejarah, upaya perenovasian dan perbaikan pada bangunan masjid ini, telah dilakukan beberapa kali. Perbaikan pertama dilakukan pada tahun 1660 oleh sultan Muhammad IV, kerusakan terjadi akibat sebagian besar masjid ini dilahap api. Pada tahun 1766, Masjid Raya Sulaiman kembali mengalami kerusakan yang cukup parah akibat guncangan dahsyat yang menimpa Istanbul. Dan kerusakan terparah adalah runtuhnya kubah asli yang berwarna biru. Sehingga masjid ini melakukan perenovasian total bangunan, dan mengubah warna kubah menjadi dominan warna merah.

Renovasi dalam skala besar juga pernah dilakukan pada tahun 1847- 1849 dan di akhir tahun 1950an. Adapun renovasi terbaru dilakukan pada tahun 2007. Namun pada dasarnya penyebutan renovasi kurang tepat. Yang lebih tepat adalah melakukan restorasi. Karena tujuan utamanya bukan memperbaiki semata, melainkan juga mengembalikan kondisi masjid seperti kondisi semula. Restorasi ini selasai pada akhir 2010, yang ditandai dengan penggunaan masjid kebanggan rakyat Turki ini sebagai tempat pelaksanaan Shalat Idul Adha.

Sekian artikel mengenai Kemegahan Mesjid Raya Sulaiman, semoga bermanfaat.

Kemegahan Istana Topkapi

Dinasti Utsmaniyah atau Ottoman Turki dikenal sebagai penguasa Islam yang paling berjaya di dunia. Sempat menguasai Eropa selama ratusan tahun, peninggalan dinasti Utsmaniyah masih bisa dilihat hingga kini dan menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi turis.

Salah satu di antaranya adalah istana Topkapi yang merupakan tempat tinggal Sultan Turki selama 400 tahun. Berada di kota Istanbul dan menjadi bagian dari kawasan bersejarah Istanbul, istana Topkapi dibangun pada awal abad ke-15 setelah sultan Mehmet II berhasil menguasai Konstantinopel, ibukota kekaisaran Byzantium atau Romawi timur (yang kini bernama Istanbul). Istana Topkapi bersama dengan bangunan lainnya di kawasan bersejarah Istanbul tercatat sebagai situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1985.

Berbeda dengan istana di negara Eropa lainnya yang terdiri dari kastil yang tinggi dan dikelilingi halaman atau taman, istana Topkapi terdiri dari banyak bangunan yang tersebar di bukit dan menghadap langsung ke teluk Golden Horn dan selat Bosphorus.

Istana – istana ini menjadi tempat tinggal sultan dan para istri, para selir, para pejabat kerajaan dan para pegawai kerajaan. Istana bergaya arsitektur Ottoman dan baroque ini terdiri dari 5 komplek istana, menara, dapur, sekolah, masjid juga harem atau tempat tinggal para wanita kerajaan.

Istana pertama merupakan istana para tentara. Di sini terdapat gereja Byzantium Aya Irini yang difungsikan sebagai gudang. Istana kedua merupakan tempat sultan Turki memerintah kerajaannya. Disini terdapat banyak paviliun, taman, barak dan dapur.

Dapur istananya sendiri sangat besar dan megah karena pada waktu itu mempekerjakan 800 pegawai untuk memenuhi kebutuhan makan 4.000 orang di kompleks istana. Di dalam dapur istana Topkapi juga disimpan puluhan ribu koleksi keramik dari China, yang terkenal bisa berubah warna bila terkena racun.

Di bawah Tower of Justice di komplek istana kedua merupakan lokasi Harem atau tempat tinggal para selir sultan. Harem yang secara harfiah berarti terlarang, ditinggali oleh 4 istri sultan beserta 300 selirnya. Istana ini dijaga oleh para pelayan kasim.

Sekian artikel mengenai Kemegahan Istana Tokapi, bila anda berminat untuk berwisata islami dan mengunjungi istana Topkapi anda bisa mengikuti Paket Umroh Plus Turki bersama SimaSakti. semoga bermanfaat.

Benteng Solahuddin Al Ayubi

Benteng yang didirikan oleh Sultan Solahuddin Al Ayubi pada tahun 1178 merupakan benteng pertahanan terbesar pada masa itu. Sultan Al Ayubi mendirikan benteng ini dengan tujuan untuk membendung dan melindungi kota Kairo dari serangan luar, khususnya dimasa perang Salib.

Lokasi Benteng Solahuddin Kairo terletak di kawasan Jabbal Muqattam. Lokasi ini merupakan kawasan perbukitan paling tinggi yang terletak di kota Kairo. Posisi yang sangat strategis untuk mengontrol kawasan-kawasan penting dari serangan muslim membuat Shalahuddin memilih Jabal Muqattam sebagai lokasi bentengnya.

Untuk memasuki Benteng Shalahuddin Kairo, sahabat wisata muslim harus memarkirkan kendaraan pribadinya agak jauh di bawah bukit. Tidak ada kendaraan untuk naik kecuali berjalan kaki. Namun, jarak ratusan meter yang ditempuh tidak menjadi masalah karena tergantikan oleh keindahan benteng yang dapat mengobati rasa lelah.

Untuk memasuki benteng salahuddin terdapat 3 pintu gerbang yang bisa dimasuki, yaitu dari arah barat, utara dan selatan. Pintu yang diaktifkan saat ini adalah pintu selatan yang halamannya sangat luas.

Benteng tersebut memiliki gerbang yang megah dengan menara kokoh menjulang ke langit. Tinggi bentengnya sekitar 10 meter dengan ketebalan 3 meter. Menara benteng tersebut dibangun dengan jarak sekitar seratus meter, sebagai konsentrasi pertahanan terhadap serangan musuh. Di menara ini terdapat banyak lubang-lubang jendela yang dapat digunakan oleh pasukan pemanah, dan dibagian atasnya berupa dek terbuka yang digunakan untuk menempatkan meriam.

Pertahanan benteng ini dibuat tiga lapis. Lapisan pertama untuk pertahanan jarak jauh menggunakan panah dan meriam lewat menara yang berada disekeliling benteng. Jika berhasil melewati lapisan pertama maka musuh akan di hadapkan dengan lapisan kedua. Lapisan kedua berupa ruang terbuka di dalam tembok benteng yang dikelilingi tembok tinggi. Sehingga pasukan musuh akan menjadi sasaran empuk pasukan pemanah. Lapisan ketiga berupa lorong bercabang sepanjang 2.100 meter. Disini pasukan musuh akan dibantai satu persatu.

Selain megah, udara di sekitar benteng Shalahuddin ini sangat segar. Jika disiang hari sahabat muslim dapat melihat keindahan benteng yang sangat menarik maka dimalam hari benteng tersebut juga tidak kalah menarik. Karena dimalam hari sahabat muslim dapat menyaksikan kelap-kelip kota Kairo sambil menikmati secangkir teh atau kopi.

Menarik bukan? Nah, untuk sahabat wisata muslim yang ini mengunjungi Benteng Shalahuddin Kairo dapat mengikuti paket wisata muslim Umroh plus Destinasi Wisata Kairo yang diselenggarakan oleh Simasakti travel.

PUSAT KOTA MODERN TAKSIM SQUARE

UMROH PLUS TURKI-Wisata ke Truki tak lengkap rasanya jika belum melewati pusat kota modern dari Istanbul Turki. Taksim Square sekarang ini merupakan pusat kota modern paling terkenal di Istanbul. Di Taksim Square berdiri hotel dan restoran dekat dengan alun-alun atau berdekatan dengan Jalan Istiklal, untuk akses transportasi terdapat terminal bus lokal sebagai transportasi umum dan stasiun kereta bawah tanah. Jika berjalan kaki di sepanjang İstiklâl kita akan menjumpai bar, klub malam dan bioskop. Karena itu disini terlihat selalu ramai dengan anak muda hampir selama 24 jam sehari. Taksim Square juga merupakan tempat pertemuan untuk merayakan malam tahun baru, parade, konser dan pertunjukan lainnya.

Saat mengunjungi Taksim Square terdapat monumen yang paling terkenal di Taksim Square adalah Monumen Kemerdekaan (Istiklal Aniti dalam bahasa Turki), berdiri megah di jalan İstiklâl. Monumen tersebut dibuat oleh pematung Italia bernama Pietro Canonica dan dibuka pada tahun 1928, ini menggambarkan Atatürk, pendiri Republik, sebagai panglima militer dan seorang negarawan. Sejak dibuka, monumen tersebut menjadi tempat utama upacara resmi di Istanbul.

Di bagian selatannya menghadap ke Jalan Siraselviler, ada Atatürk, Ismet Inönü dan Fevzi Çakmak di depan dan tokoh lainnya di belakang mereka, termasuk dua jenderal Rusia. Di fasad utara menghadap ke Jalan Cumhuriyet, Perang Kemerdekaan disimbolkan. Di fasad timur dan barat, Angkatan Darat Turki disimbolkan dengan seorang tentara yang memegang Bendera Turki.

Di seberang monumen ini di sisi lain Taksim Square, ada sebuah bangunan besar yang merupakan Pusat Kebudayaan Atatürk. Pada tahun-tahun awal Republik, sebuah gedung opera mulai dibangun yang selesai setelah masa konstruksi yang panjang 13 tahun. Dibuka dengan nama Istana Budaya Istanbul pada tahun 1969 namun mengalami kerusakan besar karena kebakaran pada tahun 1970. Itu direnovasi dan diberi nama Atatürk Cultural Center pada tahun 1978, yang dikenal sebagai AKM. Beberapa konser nasional, internasional, opera, pertemuan, pameran, dan premiers diadakan di AKM, terutama pertunjukan Teater Negara Istimewa, Opera dan Balet Negara, Orkestra Simfoni Negara, Musik Klasik Tradisional Korea, dan Festival Istimewa Istimewa Istanbul menarik banyak penonton. Saat ini rennovated lagi ditutup sejak 2008.

Selama periode Ottoman akhir Sultan Mahmut, saya mengatur Taksim sebagai titik dimana jalur air utama dari utara Istanbul dikumpulkan dan bercabang ke distrik lain di kota tersebut. Oleh karena itu, Square mengambil namanya dari reservoir batu besar yang terletak di sisi barat alun-alun; “taksim” berarti “distribusi” dalam bahasa Turki.

Sekian artikel mengenai Taksim Square di Istanbul Turki, semoga bermanfaat.

Fakta Unik Masjid Nabawi

UMROH REGULER-Masjid Nabawi merupakan salah satu  masjid terpenting yang terletak di Kota Madinah, Arab Saudi. Masjid ini juga merupakan masjid terbesar ke-2 di dunia setelah Masjidil Haram di Mekkah.

Saat ini, Masjid Nabawi tengah mengalami perluasan. Karena semakin banyak umat islam yang datang setiap tahunnya. Berbagai fasilitas juga diperbaiki sehingga membuat nyaman umat islam untuk beribadah. Namun ada beberapa fakta menarik tentang Masjid Nabawi yang belum diketahui oleh umat islam. Oleh karena itu, simasakti akan membahas tentang Fakta Unik Masjid Nabawi berikut penjelasannya :

  1. Tempat Pertama yang Dialiri Listrik di Jazirah Arab

Ketika Dinasti Utsmani memperkenalkan listrik ke Semenanjung Arab, tempat pertama yang diprioritaskan adalah Masjid Nabawi. Saat itu bahkan Istana Sultan Ottoman di Istanbul belum dialiri listrik.

  1. Masjid Nabawi Merupakan Salah Satu Masjid Terbesar di Dunia

Masjid Nabawi merupakan tempat ibadah yang ukurannya diperluas 100 kali dari ukuran semula sehingga wilayahnya kini mencakup hampir seluruh wilayah kota tua Madinah. Buktinya, area masjid kini berbatasan langsung dengan makam Baqi, yang dulu berada di luar wilayah Kota Madinah.

  1. Terdapat Liang Lahat Kosong Dekat Makam Rasulullah

Nabi Muhammad SAW dimakamkan di Masjid Nabawi, dan di sebelahnya pula dikebumikan Abu Bakar Siddiq dan Umar bin Khattab. Makam mereka persis di sebelah raudhah. Faktanya, terdapat satu liang lahat lagi yang kosong. Lokasinya dekat makam Nabi SAW.

  1. Hancur oleh Api

Masjid Nabawi pernah dilanda kebakaran besar sehingga atap mimbar hingga dinding ruangan Makam Nabi Muhammad SAW habis terbakar.

  1. Sekarang Terdapat Dua Kubah

Nabi Muhammad SAW wafat sudah lebih dari 650 tahun, namun tidak ada kubah di atas kuburnya. Kemudian, Sultan Mamluk membangun kubah yang terbuat dari kayu pertama kali pada tahun 1279.

Di sisi lain nampak Kubah Hijau yang sekarang merupakan kubah luar di atas ruang Nabi Muhammad SAW dan didapati jauh lebih kecil.

  1. Dahulu Kubah Warna Ungu, Sekarang Biru Ungu

Sekitar 150 tahun yang lalu, kubah yang terdapat di Masjid Nabawi memiliki warna ungu dan sekarang biru ungu. Perubahan ini dikarenakan beberapa orang Arab Hijaz sangat menyukai warna biru ungu.

Sekian artikel mengenai Fakta Unik Masjid Nabawi, semoga bermanfaat.

Keindahan Jalan Istiklal (Istiklal Caddesi)

Jika di Jakarta Istiqlal merupakan nama sebuah masjid, maka di Istanbul Turki, Istiklal adalah nama dari sebuah jalan panjang yang dikhususkan untuk pejalan kaki. Menyusuri jalan Istiklal Caddesi bagi umat muslim adalah pilihan yang tepat karena berujung di Taksim Square. Jalan panjang ini menyajikan jejeran pertokoan, restoran, galeri dan konsulat di kanan-kiri jalan. Taksim square mengapit jalanan di sisi utara dan Galata Tower di sisi selatannya.

Jalan Istiklal Caddesi selalu dipadati oleh pejalan kaki yang melintas, wisatawan dan warga yang mengunjungi pertokoan yang ada di sana. Pada malam hari, Jalan Istiklal sangat indah efek dari lampu-lampu hias yang ada di atasnya.

Hal yang paling tersohor dari Jalan Istiklal Caddesi ialah trem listriknya yang seringkali melintas di tengah jalan. Saat cuaca bersalju pun trem tetap beroperasi melayani warga dengan mengantar sampai tujuan.

Jalan Istiklal juga kian indah dan memukau saat salju turun dari langit. Pepohonan jadi berwarna putih tertutup salju, permukaan jalan terselimuti salju dan udara dingin menyesap ke dalam kulit.

Jalan kaki menyusuri seluruh bentangan Jalan Istiklal memang menyenangkan, tapi bisa membuat kaki pegal, maka untuk tetap menikmati perjalanan, tanpa lelah berlebihan, wisatawan bisa naik trem yang melintas.

Untuk mencapai Jalan Istiklal Caddesi, wisatawan bisa naik trem. Pertama wisatawan bisa naik trem ke arah Kabatas dan turun di halte Kabatas, lalu lanjut naik kereta bawah tanah yang berhenti di Taksim Square, kedua wisatawan bisa juga naik trem ke arah Kabatas, turun di halte Karakoy, lalu lanjut Tunel yang berhenti di Tunel Square yang terletak tidak terlalu jauh dari Galata Tower.

Sekian artikel mengenai Jalan Istiklal (Istiklal Caddes) bagi anda yang ingin mengunjungi atau melihat keindahan Istiklal Caddesi sambil ibadah umroh, anda dapat mengikuti paket umroh plus wisata turki bersama travel simasakti. Selain melihat keindahan jalan Istiklal Caddesi anda juga dapat melihat keindahan lain yang ada di Turki. Semoga bermanfaat.

Bukit Zion di Yerussalem-Israel

Umroh Plus Aqsha-Yerussalem merupakan ibu kota dari Israel yang juga salah satu destinasi wisata terkenal di Israel dan dapat menarik orang-orang yang akan melakukan ziarah agama tiap tahun-nya. Yerusalem juga memiliki sebutan Kota Suci atau Holy Land. Berikut kami akan membahas tentang Gunung Sion yang menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Yerusalem.

Gunung Sion yang terletak di bagian barat Kota Tua. Ketika zaman Romawi dan Yunani Gunung Sion ini berhubungan dengan alkitab orang Israel. Banyak yang bilang bahwa Bukit Sion adalah bukit yang suci. Kini bukit tersebut banyak digunakan untuk mempelajari alkitab. Orang Kristen atau Yahudi sering mendaki bukit tersebut. Setelah sampai kepuncak Bukit Sion mereka membaca dan mempelajari alkitab secara bersama-sama.

Tepat di atas Bukit Sion perkampungan Yahudi berdiri yaitu di area Kota Alquds dimana masjid Al Aqso yang merupakan tempat suci ketiga umat Islam berdiri. Menurut bangsa Yahudi, Sionis adalah merujuk ke kota Alquds atau Yerusalem yang kini diakui milik mereka.

Pada Abad Pertengahan, peziarah Kristiani menganggap puncak dan titik tertinggi bukit Sion yaitu berada di Al Quds atau Yerusalem yang mereka yakini adalah sebagai lokasi Bait Allah mereka, dan Biara bernama “Hagia Maria Sion Abbey” (Dormition Church) dibangun di atas bukit Sion tersebut.

Namun beberapa anggapan lain umat kristiani nama “Gunung Zion” (Mount Zion) berada di bukit di sebelah selatan kota Alquds atau Yerusalem bagian Armenia (Armenian Quarter), dan bukan bukit Bait Allah mereka.

Untuk mendaki Gunung tersebut bukanlah hal yang mudah, harus disiapkan tenaga dan pikiran yang fokus. Pembekalan pun juga harus cukup, jangan sampai kekurangan bekal ketika sudah sampai di atas Bukit Sion. Persiapan minum pun harus dilebihkan. Alasannya adalah cuasa di Yerusalem yang lumayan panas yang bisa menyebabkan seseorang mudah haus. Bagi orang asing yang datang ke Bukit Sion mungkin akan mengalami perbedaan cuaca, perbedaan itu bisa membuat orang menjadi mudah pusing, mata berkunang-kunang dan dehidrasi. Juga harus membawa obat-obatan pribadi ketika berkunjung kesini.

Sahabat muslim, sekian artikel mengenai Bukit Sion Yerusalem Israel, semoga bermanfaat.