Ingin Melakukan Kegiatan Manasik Umroh Dengan Tata Cara Manasik Umroh Yang Benar ? Simaklah Yang Kami Jelaskan Berikut Ini

SimaSaktiUmroh.com | Manasik Umroh – Memiliki niat untuk melsanakan salah satu kegiatan dalam ibadah sunnah seperti ibadaha umroh bagi umat muslim yang satu ini memanglah baik, namun bukan hanya sekedar berniat saja tetapi dalam pelaksanaannya anda harus bisa benar – benar mewujudkannya sebelum anda dapat benar – benar mewujudkannya dengan segala usaha yang anda lakukan, maka alangkah lebih baiknya jia anda juga mulai sedikit – sedikit untuk mempelajari tata cara manasik umroh yang baik dan benar. Sebab dalam mengetahui tata cara yang baik dan benar memanglah penting untuk dilakukan agar pada pelaksanaan ibadah manasik umrok yang akan anda jalankan dapat berjalan dengan lancar dan dengan sebagai mana mestinya, agar anda bisa mendapatkan ridho Allah sehingga ibadah umroh anda bisa diterima, dan tidak ada salahnya jika anda mencoba untuk mempercayai kami sebagai agen perjalanan umroh anda tersebut dengan bergabung bersama travel simasaktiumroh.com anda sendiri yang tentukan dan anda sendiri juga yang dapat rasakan.

Manasik Umroh - SimaSaktiUmroh.com Travel Umroh Terbaik di Bandung dan Sumedang

Mari bergabung bersama travel kami simasaktiumroh.com dan rasakanlah kenyamanan dalam kelancaran proses manasik umroh yang akan anda jalankan baik sendiri maupun bersama keluarga, sebelum itu maka perhatikanlah terlebih dahulu rukun dan wajib umroh dari kegiatan manasik umroh yang akan anda jalankan berikut ini. Sebelum itu dalam kegiatan pelaksanaannya umroh ini sendiri memiliki 2 istilah penting yang mesti anda pahami dan anda perhatikan secara seksama yaitu istilah pada rukun umroh dan istilah wajib umroh, lantas apakah penjelasan pada maksud dari kedua istilah tersebut, yaitu :

Rukun Umroh

Dalam istilah yang satu ini maksud dari Rukun umroh yaitu inti dari kegiatan ibadah umroh yang akan dan benar-benar harus anda laksanakan, dan jika saja salah satu dari rukun umroh tersebut tidak terlaksanakan maka pelaksanaan ibadah umroh tersebut akan dianggap tidak sah. Dalam istilah pada pelaksanaan umroh ini terdapat 4 rukun yaitu Ihram Umroh, Tawaf, Sa’I dan juga Tahallul.

Wajib Umroh

Sedangkan untuk istilah ini sendiri yag termasuk didalamnya adalah :

  • Berikhram di Miqot

Dalam hal ini maksud dari miqot disini yaitu sebuah tempat ( posisi ) yang digunkan untuk mengawali niat ihram, yang dimana pada pelaksanaan niat ihram umroh disini haruslah dilakukan pada miqot yang akan anda lewati, jika saja anda melewatinya tetapi tidak berihram maka umroh yang anda jalankan memang tetap sah, namun anda diharuskan ( wajib ) untuk membayar dam dengan melakukan penyembelihan satu ekor kambing di Mekah.

Dan untuk urutan pada tata cara manasik umroh yang akan dapat anda jalankan apabila bergabung bersama simasaktiumroh.com, maka andapun akan melewati beberapa kegiatan yang harus anda lakukan sebagai mana mestinya dalam pelaksanaan ibadah sunnah tersebut yaitu sebagai berikut :

Pelaksanaan Ihram

Dalam tata cara pelaksanaan kegiatan ihram ini akan anda lakukan miqot yang bertempat di Yalam-lam, Dzul Khulaifah (Bir Ali), Zuhfah, Dzul Irqi, Qornulmanajil. Dalam pelaksanaannya anda juga akan melaksanakan sunah – sunah ihram dengan melakukan kegiatan sebagai berikut, pada saat sebem pelaksaan ikram makaanda haruslah terlebih dahulu merapihkan kuku anda, lalu juga rambut, berserta dengan bulu – bulu lainnya seperti jenggot, kumis, dan bulu ketiak. Setelah semuanya beres dirapihkan maka segeralah mandi dengan membasahi badan dari mulai kepala sampai dengan kaki, beserta sela – sela jari tangan juga kaki, lalu kemudian berwudhulah.

Kemudian kenakanlah baju ihram untuk para pria ada kain bagian atas yang harus dikenakan yang dapat disebut dengan Rida dan juga ada kain yang harus dikenakan pada bagian bwah yang da[pat disebut dengan Izzar. Sedangkan untuk baju ihram pada kaum wanita sama saja seperti dengan pakaian pada saat shalat, dengan jilbab yang wajib menutupi seluruh bagian rambut, serta baju haruslah menutupi bagian dada, dilarang untuk mengenakan pakaian tembus pandang ( tipis ) sehingga dapat memperlihatkan rambut ataupun kuli selain pada bagian telapak muka dan telapak tangan dan juga pada bagian kaki memakai kaos kaki ataupunn stoking.

Sebelum anda berniat maka anda masih  boleh memakai wangi – wangian seperti body lotion, parfum dan lainnya, tetapi perlu diperhatikan bahwa hal ini tidak boleh anda lakukan setelah berniat. apabila shalat wajib anda lakukan, maka  lakukanlah shalat sunat ihram sesudahnya, atau bisa juga anda jadikan shalat wajib tersebut menjadi  penganti dari shalat sunah ihram.

Dan niat yang harus anda baca untuk umrah yaitu :

Labbaika Allâhuma Umratan Yang memiliki arti sebagai berikut yaitu :

“Aku taati panggilan-Mu untuk melakukan umrah”

Dan Setelah itu apabila anda telah membaca niat diatas, maka anda tidak boleh melanggar larangan ihram tersebut.

Banyak – banyaklah membaca talbiyah dan sahalawat seperti sebagai berikut :
berikut ini adalah bacaan talbiyah, yaitu “ Labaîk allâhumma labaîk, labaîk lâ syarîka laka labaîk, innal hamda wan ni’mata laka wal mulku, lâ syarîka laka “ yang memiliki arti sebagai berikut :

“Aku penuhi seruan-Mu Ya Allah, aku penuhi seruan-Mu tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan seluruh kerajaan milik-Mu dan tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Berikut ini adalah bacaan shalawat, yaitu “ Wa shallallahu ala muhammadin wa ala alihi wa shahbihi wa sallam “ yang memiliki arti sebagai berikut :

Semoga shalawat dan salam tetap tercurahkan atas junjungan nabi kita Muhammad beserta keluarga dan para pengikutnya “.

Thawaf

Tata cara pelaksanaan thawaf ini akan dilaksanakan di Masjid al-Haram, dan jika saja anda telah sampai di Mekkah, maka setelah itu lakukanlah Thawaf di Ka’bah yang dilakukan dengan jumalah sebanyak tujuh kali putaran, yang akan dimulai dari Hajar Aswad dengan dibarengi dengan melakukan takbir dan akan selesai di Hajar Aswad.

Dengan bacaan yang anda yang juga anda bacakan sebagai berikut :

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanâ âtinâ fiddunyâ hasanah wa fil âkhirati hasanah wa qinâ adzabannâr

Yang artinya “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan selamatkan kami dari api neraka.”

Kemudian Shalat di Maqam Ibrahim, apabila anda telah selesai melaksanakan tawaf kemudian lanjutkan menuju maqam Ibrahim dengan membaca sebagai berikut :

Wattakidzû min maqâmi ibrâhîma mushollâ

Yang memiliki arti“Dan Jadikanlah sebagian dari Maqam Ibrahim tempat salat.”

Dan kemudian lakukanlah shalat sunnat dua rakaat diMaqam Ibrahim yang anda lakukan diposisi mana saja, untuk ketentuan bacaan pada rakaat pertama maka bacalah Fatihah kemudian lanjutkan dengan bacaan pada surat al–Kafirun, kemudian pada rakaat kedua bacalah bacaan pada surat fatihah yang kemudian dilanjutkan dengan membaca bacaan pada surat al-Ikhlas atau juga bisa dengan mebaca surat-surat lainnya yang anda ketahui dan juga anda hapal.

Sa’i

Tata cara pelaksanaan sa’I ini akan dilaksanaka di lokasi yang bertempat di Shafa – Marwa, yang pada kemusiannya akan keluar menuju safa ntuk kemudian naik ke atas dengan menghadap ka’bah dan bacalah tahmid juga takbir  sebanyak tiga kali dengan mengangkat kedua tangan kemudian bacalah doa yang harus anda ulangi pada setiap doa nya dengan sebanyak tiga kali sesuai dengan sunnah Rasulullah. Dan kemudian turun serta lakukan sa’i umroh dengan jumlah sebanyak tujuh kali putaran sambil berjalan cepat antara tanda pada warna hijau serta berjalan biasa sebelum tanda pada warna hijau tersebut, lalu naiklah keatas Marwa kemudian bacalah takbir serta tahmid sebanyak tiga kali.

Dengan bacaan :

لاَإِلَهَ إِ لاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِى وَيُمِيْتُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَديْرٌ، لاَإِلَهَ إِ لاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَضَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Yang memiliki arti sebagai berikut“Tiada Ilah selain Allah dan tiada sekutu baginya, baginya segenap kerajaan dan segala pujian, Dia yang menghidupkan dan yang mematikan dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, tiada Ilah selain Allah semata dan tidak ada sekutu baginya, Dia memenuhi janji-Nya, Dia membela Hamba-Nya dan Ia kalahkan sendiri musuh-musuh-Nya”

Tahallul

Tata cara pelaksanaan tahallul akan dilaksanakan ditrmpat yang berlokasi di Marwa, dan apabila Jamaah telah selesai melaksanakan kegiatan sa’I,maka cukurlah dengan bersih atau juga bisa sebaiknya gundukan saja rambut anda bagi kaum pria, sedangkan untuk para kaum wanita boleh dipoting ujngnya saja atau dirapihkan dengan memotong rambut sepanjang kurang lebih 2cm. apabila anda akan melakukan kegiatan pencukuran rambut, maka cukurlah dengan memulai pada bagian kanan kepala terlebih dahulu, dengan sambil mengucapkan doa sebagai berikut ini :

Allâhummaghfir lil muhalliqîna wa lil muqoshirîn

Yang memiliki arti“Ya Allah, ampunilah orang yang bercukur dan yang bergunting.”

Dalam hal ini melakukan pengguntingan atau pemotongan pada rambut bisa saja dilakukan oleh siapapun, baik oleh orang tua ke anak kecil begitupun juga sebaliknya, ataupun baik istri pada suaminya dan juga sebaliknya..

Dan dengan empat penjelasan yang harus dilakukan pada tata cara manasik umroh seperti diatas, maka anda dapat melaksanakan tata cara tersebut dengan pelaksanaan yang baik dan benar maka kami sarankan ayo daftarkanlah diri anda untuk melakukan manasik dengan travel simasaktiumroh.com.

Sebab seperti yang anda ketahui bahwa pelaksanaan manasik umroh haruslah anda lakukan dengan baik dan juga benar, maka disinilah tempatnya yaitu simasaktiumroh.com maka anda bisa mendapatkan sebuah perjalanan ibadah yang baik dan benar. Apabila anda benar – benar dapat mempercayai kami untuk membantu mengatur perjalanan anda dalam melaksanakan salah satu ibada sunnah yaitu umroh.

Karena apabila anda salah dalam menetapkan agen perjalanan pada travel yang kurang tepat untuk permasalahan ibadah anda, maka percayalah bahwa ibadah yang anda lakukan akan terlihat sia – sia saja, sebab salah satu yang termasuk kedalam ibadah sunnah tersebut tidak akan bisa diterima jadi anda harus dapat memastikan bahwa tata cara pada pelaksanaan manasik umroh yang anda jalani tersebut memang benar – benar dapat dipercaya.

Karena bila saja anda melakukan ibadah yang sia – sia tanpa dapat diterima, maka apa yang telah anda lakukan dan anda perjuangkan pada saat pelaksanaan manasik umroh tersebut tidak akan pernah mendapatkan ridho dari Allah, dan jika telah seperti itu maka apa yang  bisa anda perbuat ? itu semua karena kesalahan pada saat pemilihan travel yang tidak tepat dengan tata cara yang semestinya.

Maka dari itu agar ibada umroh yang anda lakukan pada pelaksanaannya mampu memberikan anda anda sebuah tuntunan pada tata cara pelaksanaan manasik umroh yang benar, maka pilihlah travel yang mampu memberikan hal tersebut lakukanlah pemilihan dengan lebih selektif lagi agar ibadah yang anda lakukan tidak terkesan sia – sia, sehingga ibadah umroh anda tersebut dapat diterima dan bisa mendapatkan ridho Allah.

Demikian tata cara manasik umroh ini kami buat. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 4 =