PASAR GRAND BAZAAR TURKI

Umroh plus Turki– Jika anda mengunjungi kota Turki, tidak lengkap rasanya jika anda tidak mengunjungi Pasar tertua di dunia yaitu Pasar Grand Bazaar. Pasar ini berusia lebih dari 500 tahun, selain pasar tertua Grand Bazaar ini adalah pasar terbesar di seluruh dunia. Pasar ini telah berdiri sejak tahun 1450- an pada masa pemmerintahan kekhalifahan Ottoman bertahan hingga kini. Pasar ini bisa menampung lebih dari 3.000 toko. Grand Bazaar merupakan tempat wisata yang paling banyak dikunjungi turis, yaitu mencapai 91.250.000 pengunjung per tahun.

Pasar Grand Bazaar terletak di komplek kota tua Istanbul, tepatnya di distrik Fatih, selemparan batu dari Masjid Biru dan Museum Hagya Sofia. Jadi, kita bisa langsung berjalan kaki ke Grand Bazaar setelah menikmati arsitektur Masjid Biru yang megah dan kekayaan sejarah dua agama di Hagya Sofia. Pasar ini buka pada pukul 09.00 hingga 19.00, kecuali di hari minggu atau hari besar.

Sebelum masuk, pastikan anda mengingat pintu gerbang yang anda masuki. Pasalnya, pasar ini terdapat 21 pintu gerbang dengan jalan berliku layaknya labirin. Seorang pemandu wisata di Istanbul bahkan mengaku sampai sekarang belum hapal jalanan di Grand Bazaar dan seringkali tersesat di dalam.

Tersesat adalah sebuah keniscayaan di tempat ini, malah justru akan menyenangkan. Karena anda akan menjelajahi jutaan barang dan souvenir berbagai macam bentuk dan harga. Sebagai harga Termurah anda bisa mendapatkan dompet rajut khas Turki dengan harga 1 lira, hingga lampu berwarna-warni yang jika di kurs rupiah bisa mencapai puluhan juta rupiah. Dan pastikan anda memiliki daftar belanjaan yang akan dibeli.

Disarankan, belilah barang yang menjadi ciri khas Turki salah satunya cangkir teh, karena warga Negara ini adalah peminum teh sejati sehari bisa lebih dari 10 gelas teh hitam diminum. Cangkirnya pun unik dan seragam, bentuknya menyerupai bunga tulip.

Tidak semua pedagang di Grand Bazaar ramah, banyak yang meninggikan suara ketika kita menawar harga terlalu murah atau tidak jadi membeli. Saran seorang warga Turki, tawar 30-50 persen dibawah harga yang ditawarkan, kecuali untuk barang murah dan harganya pas. Jika harga tidak sesuai dengan keinginan anda maka tinggalkan dan acuhkan saja. Jika penjualnya terlihat marah, santai saja. Untuk mengintimidasi anda cukup bilang “don’t be angry my friend”, berdasarkan pengalaman penjual langsung tersenyum.

Sekian artikel mengenai Pasar Bazaar Turki, semoga bermanfaat

MUSEUM HAGIA SOFIA TURKI

Umroh Plus Turki- Hagia Sofia selalu menjadi tempat wisata favorit para traveler. Sebanyak 3,3 juta pengunjung yang mengunjungi museum Hagia Sofia setiap tahunnya.
Bentuk Hagia Sofia yang unik serta sejarah panjang yang dimilikinya selalu berhasil menarik kunjungan para turis yang penasaran. Di tengah ramainya kunjungan turis ke Hagia Sofia, ada beberapa kelompok di Turki yang menginginkan Hagia Sofia kembali diubah sebagai masjid.

Berdiri dengan kokoh di tengah distrik Sultan ahmet di kota Istanbul, Hagia Sofia bisa dicapai dengan berjalan kaki selama 10 menit dari Masjid Sultan ahmet atau yang lebih sering dikenal dengan nama Blue Mosque. Bangunannya menjulang khas dengan hadirnya kubah biru raksasa yang diapit oleh 4 menara/ minaret. Keunikan Hagia Sofia terletak pada gaya arsitekturnya yang khas Bizantium namun memiliki minaret khas bangunan Islam.

Meski kini dikenal sebagai museum nomor dua yang paling sering dikunjungi di Turki, sejarah mencatat bahwa awalnya Hagia Sofia dibangun sebagai gereja Kristen Ortodoks Yunani sejak tahun 537 masehi hingga tahun 1453 saat masa pemerintahan Romawi timur atau Bizantium. Meski sempat berubah status menjadi katedral Katolik Roma pada tahun 1204-1261, pada pertengahan abad ke-15 Hagia Sofia berubah menjadi masjid, mengikuti penaklukan Konstatinopel oleh dinasti Utsmaniyah dibawah pimpinan Sultan Mehmet II.

Selama hampir 500 tahun Hagia Sofia berfungsi sebagai masjid. Minaret kemudian dibangun, serta bulan sabit ditambahkan di puncak kubah masjid. Mihrab juga kemudian dipasang di dalam masjid. Saat Turki berubah menjadi negara republik, Hagia Sofia kemudian diubah menjadi museum pada tahun 1935 hingga kini untuk menunjukkan kepada dunia lahirnya republik Turki sebagai negara sekuler.

Sebagai museum, beberapa elemen lama Hagia Sofia ketika berfungsi sebagai gereja dan masjid tetap dipertahankan. Misalnya lafaz Allah dan Muhammad di dinding serta gambar Jesus beserta Maria. Meski kini berstatus sebagai museum, pada tahun 2016 telah digelar sholat berjamaah di Hagia Sofia. Ini merupakan pertama kalinya Hagia Sofia dipakai sebagai tempat ibadah setelah 85 tahun.

Beberapa kelompok di Turki rupanya menginginkan untuk mengubah Hagia Sofia kembali menjadi masjid. Hal ini masih menjadi perdebatan di Turki salah satunya karena apabila diubah menjadi masjid kembali dikhawatirkan jumlah pengunjung Hagia Sofia akan menurun. Negara tetangga Turki pun, Yunani sudah menyampaikan keberatan bila Hagia Sofia dipakai sebagai masjid kembali.

Hagia Sofia bisa dikunjungi setiap hari dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore selama musim dingin. Batas waktu masuk terakhir adalah jam 4 sore. Tiket masuk harganya 40 Lira atau sekitar Rp141.000 atau Anda bisa juga menggunakan Istanbul pass untuk mengunjungi Hagia Sofia.

Sekian artikel mengenai Museum Hagia Sofia Turki, semoga bermanfaat.

Kemegahan Istana Topkapi

Dinasti Utsmaniyah atau Ottoman Turki dikenal sebagai penguasa Islam yang paling berjaya di dunia. Sempat menguasai Eropa selama ratusan tahun, peninggalan dinasti Utsmaniyah masih bisa dilihat hingga kini dan menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi turis.

Salah satu di antaranya adalah istana Topkapi yang merupakan tempat tinggal Sultan Turki selama 400 tahun. Berada di kota Istanbul dan menjadi bagian dari kawasan bersejarah Istanbul, istana Topkapi dibangun pada awal abad ke-15 setelah sultan Mehmet II berhasil menguasai Konstantinopel, ibukota kekaisaran Byzantium atau Romawi timur (yang kini bernama Istanbul). Istana Topkapi bersama dengan bangunan lainnya di kawasan bersejarah Istanbul tercatat sebagai situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1985.

Berbeda dengan istana di negara Eropa lainnya yang terdiri dari kastil yang tinggi dan dikelilingi halaman atau taman, istana Topkapi terdiri dari banyak bangunan yang tersebar di bukit dan menghadap langsung ke teluk Golden Horn dan selat Bosphorus.

Istana – istana ini menjadi tempat tinggal sultan dan para istri, para selir, para pejabat kerajaan dan para pegawai kerajaan. Istana bergaya arsitektur Ottoman dan baroque ini terdiri dari 5 komplek istana, menara, dapur, sekolah, masjid juga harem atau tempat tinggal para wanita kerajaan.

Istana pertama merupakan istana para tentara. Di sini terdapat gereja Byzantium Aya Irini yang difungsikan sebagai gudang. Istana kedua merupakan tempat sultan Turki memerintah kerajaannya. Disini terdapat banyak paviliun, taman, barak dan dapur.

Dapur istananya sendiri sangat besar dan megah karena pada waktu itu mempekerjakan 800 pegawai untuk memenuhi kebutuhan makan 4.000 orang di kompleks istana. Di dalam dapur istana Topkapi juga disimpan puluhan ribu koleksi keramik dari China, yang terkenal bisa berubah warna bila terkena racun.

Di bawah Tower of Justice di komplek istana kedua merupakan lokasi Harem atau tempat tinggal para selir sultan. Harem yang secara harfiah berarti terlarang, ditinggali oleh 4 istri sultan beserta 300 selirnya. Istana ini dijaga oleh para pelayan kasim.

Sekian artikel mengenai Kemegahan Istana Tokapi, bila anda berminat untuk berwisata islami dan mengunjungi istana Topkapi anda bisa mengikuti Paket Umroh Plus Turki bersama SimaSakti. semoga bermanfaat.

PUSAT KOTA MODERN TAKSIM SQUARE

UMROH PLUS TURKI-Wisata ke Truki tak lengkap rasanya jika belum melewati pusat kota modern dari Istanbul Turki. Taksim Square sekarang ini merupakan pusat kota modern paling terkenal di Istanbul. Di Taksim Square berdiri hotel dan restoran dekat dengan alun-alun atau berdekatan dengan Jalan Istiklal, untuk akses transportasi terdapat terminal bus lokal sebagai transportasi umum dan stasiun kereta bawah tanah. Jika berjalan kaki di sepanjang İstiklâl kita akan menjumpai bar, klub malam dan bioskop. Karena itu disini terlihat selalu ramai dengan anak muda hampir selama 24 jam sehari. Taksim Square juga merupakan tempat pertemuan untuk merayakan malam tahun baru, parade, konser dan pertunjukan lainnya.

Saat mengunjungi Taksim Square terdapat monumen yang paling terkenal di Taksim Square adalah Monumen Kemerdekaan (Istiklal Aniti dalam bahasa Turki), berdiri megah di jalan İstiklâl. Monumen tersebut dibuat oleh pematung Italia bernama Pietro Canonica dan dibuka pada tahun 1928, ini menggambarkan Atatürk, pendiri Republik, sebagai panglima militer dan seorang negarawan. Sejak dibuka, monumen tersebut menjadi tempat utama upacara resmi di Istanbul.

Di bagian selatannya menghadap ke Jalan Siraselviler, ada Atatürk, Ismet Inönü dan Fevzi Çakmak di depan dan tokoh lainnya di belakang mereka, termasuk dua jenderal Rusia. Di fasad utara menghadap ke Jalan Cumhuriyet, Perang Kemerdekaan disimbolkan. Di fasad timur dan barat, Angkatan Darat Turki disimbolkan dengan seorang tentara yang memegang Bendera Turki.

Di seberang monumen ini di sisi lain Taksim Square, ada sebuah bangunan besar yang merupakan Pusat Kebudayaan Atatürk. Pada tahun-tahun awal Republik, sebuah gedung opera mulai dibangun yang selesai setelah masa konstruksi yang panjang 13 tahun. Dibuka dengan nama Istana Budaya Istanbul pada tahun 1969 namun mengalami kerusakan besar karena kebakaran pada tahun 1970. Itu direnovasi dan diberi nama Atatürk Cultural Center pada tahun 1978, yang dikenal sebagai AKM. Beberapa konser nasional, internasional, opera, pertemuan, pameran, dan premiers diadakan di AKM, terutama pertunjukan Teater Negara Istimewa, Opera dan Balet Negara, Orkestra Simfoni Negara, Musik Klasik Tradisional Korea, dan Festival Istimewa Istimewa Istanbul menarik banyak penonton. Saat ini rennovated lagi ditutup sejak 2008.

Selama periode Ottoman akhir Sultan Mahmut, saya mengatur Taksim sebagai titik dimana jalur air utama dari utara Istanbul dikumpulkan dan bercabang ke distrik lain di kota tersebut. Oleh karena itu, Square mengambil namanya dari reservoir batu besar yang terletak di sisi barat alun-alun; “taksim” berarti “distribusi” dalam bahasa Turki.

Sekian artikel mengenai Taksim Square di Istanbul Turki, semoga bermanfaat.

Masjid Agung Bursa (Masjid Ulu Cami)

Umroh Plus Turki-Masjid Agung Bursa (Masjid Ulu Cami) – Bursa adalah salah satu kota tua di Turki yang memiliki peranan teramat penting bagi sejarah Turki, sekaligus juga merupakan kota terbesar ke-4 setelah Istanbul, Ankara, dan Izmir. Bursa adalah kota tempat Turki Usmani atau Dinasti / Emperium / Kekaisaran / Ke-Khalifahan Usmaniyah berawal. Di Kota Bursa ini juga, menjadi tempat peristirahatan terakhir pendiri Emperium Usmaniyah, Osman dan putra Orhan Gazi.

Lokasi Bursa yang cukup dekat dengan Konstantinopel (kini Istanbul), telah menjadi pilihan lokasi yang strategis oleh para penguasa baik dari bangsa Arab maupun Seljuk yang memang berlomba-lomba untuk bisa menaklukan Konstantinopel saat itu. Bursa terletak di Turki bagian barat, di tepian laut Marmara yang memisahkannya dengan Istanbul. Bursa juga merupakan wilayah Turki yang berada di tanah Benua Asia. Selain dikenal sebagai kota bersejarah, Bursa juga merupakan kota industri dan sudah menjadi semacam sentranya industri otomotif bagi berbagai merek mobil Eropa. Dari Istanbul yang dikenal luas sebagai “ibukotanya Turki” di Eropa, Bursa dapat dicapai melalui perjalanan darat dan ferry penyeberangan sekitar 4 jam perjalanan.

Bursa menjadi salah satu destinasi favorit turis karena menyimpan banyak peninggalan sejarah Islam. Selain dari panorama kotanya yang indah, Bursa juga sangat layak dijadikan objek wisata sejarah sebab di kota ini sangat kaya akan monumen keagamaan. Banyak tempat-tempat bersejarah yang bisa dikunjungi disana. Seperti masjid-masjid yang menjadi tujuan wisata, salah satunya adalah Masjid Agung Bursa atau Masjid Ulu Camii Bursa. Siapa yang tidak mengenalnya, paling tidak kita pernah mendengar nama Masjid Agung Bursa ini yang merupakan masjid terbesar di Turki.

Masjid Agung Bursa atau Bursa Grand Mosque atau Bursa Ulu Camii adalah masjid tua yang berada di kota Bursa. Lokasi masjid ini berada di Atatürk Boulevard di kawasan kota tua Bursa. Dibangun dengan perpaduan gaya Seljuk – Usmaniyah, pada tahun 1396 hingga tahun 1399, atas perintah dari Sultan Yildirim Bayezid I. Rancangan dan pembangunan masjid ini dilaksanakan oleh Arsitek Ali Neccar di tahun 1396–1399. Pembangunan masjid ini merupakan janji dari Yildirim Bayezid I pada saat memenangkan perang Battle of Nicopolis in 1396.

Ulu Camii ini dibangun dengan dua puluh kubah berhubungan dengan Janji dari Yıldırım Bayezid I yang akan membangun 20 masjid apabila berhasil memenangkan perang melawan Pasukan Salib di Perang Nicopolis. Sayangnya ketika beliau memenangkan perang tersebut, bendahara kerajaan menyampaikan pada sang arsitek bahwa keuangan kerajaan tidak mencukupi untuk pembangunan 20 masjid. Hingga rencana ini akhirnya diubah menjadi membangun masjid dengan 20 kubah. Dalam bahasa arab ‘Ulu’ berarti tinggi atau agung, sedangkan ‘Camii / Jami’ adalah Masjid yang digunakan untuk berjamaah lima waktu, maka Ulu Camii maksudnya adalah Masjid Agung.

Masjid Agung Bursa merupakan masjid terbesar di Bursa sekaligus merupakan landmark arsitektur Seljuk karena memang menggunakan begitu banyak elemen dari arsitektur dinasti Seljuk yang sangat kental, dan pembangunannya pada Era awal emperium Usmaniyah. Badan dunia UNESCO telah memasukkan Masjid Agung Bursa (Ulu Cami) ke dalam daftar warisan budaya dunia di tahun 2014 dengan menyebut Masjid Agung Bursa sebagai salah satu masjid terpenting dalam sejarah Islam.

Sekian artikel mengenai Masjid Agung Bursa (Masjid Ulu Cami), semoga bermanfaat.

Bunga Tulip Bukanlah dari Belanda, Yuk Ketahui darimana Asal Negara Bunga Tulip?

Tahukah jamaah, Emirgan Park merupakan tempat wisata yang memiliki 120 spesies Bunga Tulip. Bunga Tulip selalu diidentikan dengan Belanda. Bahkan telah menjadi ikon penting dari negeri kincir angin tersebut. Padahal sesungguhnya Bunga tulip berasal dari Turki. Bunga Tulip merupakan bunga nasional Turki. Motif-motif bunga tulip sudah sejak lama dipakai dalam seni ornamen Turki dan Persia. Yang pertama kali menanam Bunga Tulip ini adalah Turki di kebun Sultan Mehmed II yang berkuasa pada tahun 1451-1481.-Baca tempat wisata menarik di Turki.

Awalnya Bunga Tulip merupakan bunga liar di daratan Asia Tengah, tumbuh liar dikawasan pegunungan Pamir dan pegunungan Hindu Kush dan stepa di Kazakhstan dan mulai di budidayakan oleh orang-orang Turki pada tahun 1.000 Masehi.

Turban, asal mula nama Tulip

Kata Tulip berasal dari bahasa Turki  “Turban”. Karena bentuk bunga ini menyerupai turban (penutup kepala) yang kerap digunakan pria Turki.

Meskipun banyak orang yang mengira bahwa bunga tulip berasal dari Belanda, namun kota Istanbul mampu menghadirkan pesona tulip yang lebih menawan melalui event tahunan yaitu Istanbul Tulip Festival (Festival Bunga Tulip Istanbul Turki). Festival ini di adakan setiap bulan April di Kota Metropolitan Istanbul. Tulip mulai berbunga pada awal April dan berlangsung sepanjang bulan hingga awal Mei. Dalam festival ini telah tertanam hampir 100 juta tulip untuk melambangkan datangnya musim semi. Bunga Tulip dapat ditemui di taman Istanbul, di bundaran, di sepanjang jalan dan ditempat terbuka lainnya di Kota Istanbul. Bermiliar bunga tulip memenuhi bukit yang ditata dengan desain yang sangat menarik, seperti sungai beserta angsa, bentuk binatang, dan air mengalir. Dan hasilnya pun sungguh luar biasa.

Festival Bunga Tulip ini diadakan dibeberapa taman salah satunya adalah Emirgan Park, karena ditaman Emirgan Park memiliki pemandangan terbaik untuk menikmati pesona Bunga Tulip. Distrik Emirgan terletak di sepanjang pantai di Bosphorus, bagian Turki di Benua Eropa, sangat terkenal dan paling banyak dikunjungi baik oleh penduduk lokal maupun turis mancanegara.

Sekian artikel mengenai darimana asal Bunga Tulip. Sekarang tidak akan salah lagi kan bila ada yang bertanya Bunga Tulip berasal dari Negara mana? Bila anda ingin berwisata ke Turki yuk Klik Artikel mengenai perjalanan Umroh Plus Turki.Semoga bermanfaat.

Tempat Wisata Menarik Bila ke Turki

Yuk Kenali Negara dengan Ciri Khas Bunga Tulip ini.

Republik Turki disebut Türkiye adalah sebuah negara besar di kawasan Eropa-Asia (Eurasia). Turki dikenal sebagai negara transkontinental karena, negara ini berbatasan langsung dengan negara-negara Eropa dan Asia. Yaitu Laut Marmara yang merupakan bagian dari Turki digunakan untuk menandai batas wilayah Eropa dan Asia. Turki berbatasan dengan Laut Hitam di sebelah utara; negara Bulgaria di sebelah barat laut; Yunani dan Laut Aegea di sebelah barat; Georgia di timur laut; ArmeniaAzerbaijan, dan Iran di sebelah timur; dan Irak dan Suriah di tenggara; dan Laut Mediterania di sebelah selatan.

Tempat Wisata Menarik yang ada di Turki dan Hal yang bisa kita lakukan selama disana:

Bila kita ingin berwisata ke Turki, kita akan disuguhkan beberapa panorama yang aestetik dan bangunan ala Turki yang sangat Khas.

  1. Blue Mosque, Hippodrome : German Fountain

Masjid yang megah ini merupakan simbol kejayaan Islam di Turki pada masa lampau. Masjid Biru ini merupakan magnet kota istanbul. Tidak sah rasanya jika pergi ke istanbul namun tidak menyempatkan diri untuk berkunjung dan berfoto di masjid ini. Masjid biru menjadi sangat ramai saat musim liburan. Untuk menghormati masjid, wisatawan harus berpakaian sopan saat memasuki area masjid. Perempuan harus mengenakan kerudung. Mesjid ini dikenal dengan nama mesjid biru karena pantulan dari kaca masjid ini memantulkan cahaya berwarna biru yang cantik. Masjid ini disebut juga Masjid Sultan Ahmed. Letaknya berhadapan dengan museum Hagia Sophia. Interior mesjid indah dengan karpet berwarna merah dan lampu lampu antik masa Ottoman.

  1. Topkapi Palace

Menyusuri sejarah silam keagungan pemerintahan silam suatu perkara yang tidak ternilai. Tempat menarik ini wajib dikunjungi jika ke Istanbul. Anda akan terkagum-kagum ketika berkunjung ke Istana Topkapi dan terkesima dengan kejayaan dan kekayaan kesultanan Ottoman pada masa dahulu kala. Istana ini cukup terawat dan koleksinya cukup lengkap. Tamannya dipelihara cukup baik dan juga berbagai bangunan yang masih terlihat utuh. Ada peninggalan nabi Shollallahu alayhi waalihi wasohbihi wasallam di dalamnya dan beberapa peninggalan para nabi. Tapi tidak di perbolehkan berfoto didalam. Satu area dengan hagga sopia dan masjid sultan ahmed. Butuh fisik kuat karena komplek istana sangat luas. Istana Topkapi dibangun Pada masa jayanya Ottoman atas perintah Sultan Mehmed II. Sekarang istana ini menjadi museum. Di pintu istana ada petugas yang menjaga dengan pakaian lengkap. Menuju gedung utama kita melalui deretan pohon kayu, indah. Di dalam museum terdapat peninggalan Nabi Muhammad SAW dan sahabat Nabi. Setiap saat ada orang yang membaca AL Quran di museum ini tidak berhenti. Pengunjung dapat hanya berfoto di luar bangunan saja, tapi sudah cukup membuat wisatawan puas.

  1. Obelisk Of Theodosius

Dari dinding ini kita dapat melihat keluar untuk pemandangan spektakuler Kota. Ini adalah dinding yang tetap tak terkalahkan terpanjang di dunia, jauh lebih panjang dari tembok Cina. Wisatawan bisa berjalan kaki sepanjang 8 kilometer dari dinding yang tersisa.

Sekian artikel tentang Turki kali ini. Bila anda berminat untuk berwisata ke Turki sekaligus beribadah Umroh ditahun ini yuk click paketnya di SimaSakti Umroh Plus Turki.