Tips Umum Persiapan Perjalanan Ibadah Haji dan Umroh | SimaSakti Umroh

WhatsApp-Image-2017-11-30-at-05.55.11-1

Umroh Reguler VIP 12 Hari – Haji adalah ziarah Islam tahunan ke Mekkah, kota suci umat Islam, dan kewajiban wajib bagi umat Islam yang harus dilakukan setidaknya sekali seumur hidup mereka oleh semua orang Muslim dewasa yang secara fisik dan finansial mampu melakukan perjalanan, dan dapat mendukung keluarga mereka selama ketidakhadiran mereka. Ini adalah satu dari lima Rukun Islam, di samping Syahadat, Salat, Zakat, danSawm. Haji adalah pertemuan tahunan terbesar orang-orang di dunia.Keadaan yang secara fisik dan finansial mampu melakukan ibadah haji disebut istita’ah, dan seorang Muslim yang memenuhi syarat ini disebut mustati.Haji adalah demonstrasi solidaritas orang-orang Muslim, dan ketundukan mereka kepadaTuhan (Allah). Kata Haji berarti “berniat melakukan perjalanan”, yang berkonotasi baik tindakan luar dari perjalanan dan tindakan ke dalam niat.
Berbagai aktivitas mulai dilaksanakan dari penyelesaian administrasi dan pelunasan sisa biaya haji yang terhutang sampai dengan melakukan penyelesaian manasik haji.
Untuk sekedar menambah informasi bagi yang berkesempatan untuk berangkat ke tanah suci, berikut ada beberapa tips yang mudah-mudahan dapat membantu agar ibadah haji dapat terlaksana dengan baik tanpa mengurangi kekhusu’an disana.
Persiapkan keberangkatan :
1. Baca dan perdalami lagi buku tentang ibadah haji, jangan cukup puas dengan informasi yang diperoleh dari bimbingan haji atau dari manasik haji saja.
2. Buku panduan Haji dari Departemen Agama dibaca seluruhnya sebelum berangkat, pada bulan puasa lebih tepat untuk mendalami buku tersebut, do’a-do’a mana yang dapat di hafal lebih baik di hafalkan, jangan baru di baca setelah sampai di tanah suci.
3. Hal-hal yang masih menjadi pertanyaan atau meragukan tentang pelaksanaan ibadah haji sedapat mungkin di dapatkan jawabannya sebelum berangkat ke tanah suci, jangan dipendam dan baru di tanyakan setelah di tanah suci, akan banyak mengalami kebingungan dan banyak silang pendapat.
4. Ingat… di tanah suci pembimbing haji tidak setiap saat akan menemani anda, pembimbing haji menemani pada saat waktu-waktu tertentu saja, jadi waktu selebihnya adalah terserah aktivitas yang saudara rencanakan sendiri.
5. Sebelum keberangkatan perbanyak sholat taubat, tahajud, dhuha serta sholat sunat lainnya dan memohon agar segala dosa dan aib yang dimiliki ditutup dan di ampunkan disana.
6. Jaga kesehatan dan stamina dengan cara melatih berjalan jauh di pagi hari dan olah raga teratur, karena banyak aktivitas perjalanan jauh (jalan kaki) disana dan fisik harus kuat, pola makan dan tidur yang teratur, disana waktu tidur dan istirahat banyak berkurang.
7. Tulis wasiat, jika perlu, seandainyaTuhan mentakdirkan kita tidak pulang kembali ke tanah air untuk menikmati keindahan negeri dan dunia ini lagi.
8. Perbekalan :jangan terlalu banyak membawa pakaian. Pakaian dibawa sekedarnya, pertimbangkan jika nanti mau beli oleh-oleh saat kembali ke tanah air. Ingat berat bawaan ada quotanya alias terbatas.Tentu alat kebutuhan mandi perlu dibawa di samping perbekalan mencuci, karena disana mencuci baju dilakukan sendiri kecuali yang membawa istri, bisa dilakukan kerjasama gotong royong.
9. Perbekalan dalam bentuk bahan makanan sebaiknya makanan langsung habis dimakan dan perbanyak makanan kering yang sudah masak seperti rempeyek, dendeng, ikan asin (boleh mentah), indomie, rendang, keripik kentang, disana makanan yang dibagikan dan disediakan kebanyakan masakan yang di rebus bukan di goreng dan rasa bumbu kurang, sehingga banyak jemaah yang kurang suka, nafsu makan jadi kendor.
10. Obat-obatan sangat perlu, obat batuk, pilek, pusing, obat sakit perut, obat merah, tensoplas, serta perangkat obat luka..serta lotion kulit anti cuaca panas udara kering. Obat-obatan bagi penyakit khusus itu perlu disiapkan dari tanah air selengkap mungkin.
11. Siapkan tambahan uang real jauh-jauh hari, jangan beli saat mendekati keberangkatan harganya menjadi mahal, disana ada juga money changer, tetapi harga relatif tinggi, jadi sebaiknya disiapkan dari tanah air dan beli pada saat kurs masih murah.
12. Jangan lupa membawa Camdig alias camera digital atau camcoder untuk dokumentasi diri disana, banyak tempat-tempat yang menarik untuk berpose ria.
Ingat pergi haji mengorbankan segala-galanya: harta, waktu, perasaan dan tenaga. Pergi haji itu mahal, capek, dan penuh kesabaran yang tinggi, jangan setelah pulang pengorbanan itu menjadi sia-sia tanpa menghasilkan sesuatu yang berarti. Banyak orang antri berminat untuk berangkat ke Tanah Suci dan mungkin mereka lebih siap dan pantas, jadi manfaatkan kesempatan yang tidak dua kali ini semaksimal dan seoptimal mungkin.

Bagaimana dengan rencana perjalanan haji dan umroh sahabat muslim sekalian? Apa tips umum ini dapat membantu sahabat muslim yang ingin segera melaksanakan ibadah haji maupun umroh?

Mari wujudkan impian untuk melaksanakan ibadah haji maupun umroh bersama SimaSakti Umroh dengan berbagai paket lengkap dan menarik khusus untuk sahabat muslim 🙂

 

>